3.000 Proposal RTLH Lolos Verifikasi

3.000 proposal rtlh lolos verifikasi

PURWOKERTO – Realisasi bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) di tahun 2016 masih menunggu anggaran. Sampai saat ini, lebih dari 3 ribu proposal berhasil lolos verifikasi di Bapermas dan PKB Banyumas.

Kepala Bapermas dan PKB Kabupaten Banyumas Taefur Arofat mengatakan, untuk usulan bantuan RTLH tahun 2016 sekitar Rp 12 miliar untuk seluruh proposal RTLH yang sudah diverifikasi. Jumlah tersebut dihitung dari total bantuan dari pemerintah kabupaten yang mencapai Rp 4 juta untuk setiap proposal yang lolos verifikasi.

“Kalau tidak bisa sekaligus, kita harapkan bisa terealisasi separonya dulu sekitar Rp 6 miliar. Lalu dilanjutkan pada anggaran perubahan. Namun kembali lagi kepada kemampuan APBD kita nanti. Saat ini masih menunggu penetapan anggarannya,” jelasnya.

Dijelaskan, tahun 2015 lalu pemkab tidak dapat merealisasikan bantuan RTLH. Padahal selama tahun 2015 lalu, jumlah proposal yang masuk mencapai lebih dari 6 ribu. Namun pada akhir tahun lalu, jumlah proposal yang sesuai kriteria hanya separo.

Sebagai informasi, pada tahun 2014 lalu bantuan RTLH yang tersalurkan mencapai Rp 6,8 miliar yang diserahkan kepada 1.705 rumah tidak layak huni. “Harapannya tahun ini dapat direalisasikan. Sehingga dapat mengurangi beban masyarakat, khususnya untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih layak,” ungkapnya.

Jika terealisasi, lanjut Taefur, masing-masing rumah akan mendapat Rp 4 juta. Dia menekankan, bantuan digunakan untuk membeli keperluan material yang dibutuhkan, sehingga tidak termasuk pengeluaran lain terutama untuk pembangunannya.

“Aturannya, Rp 4 juta digunakan untuk keperluan material bangunan semua. Sehingga untuk pembangunannya diperlukan swadaya masyarakat secara gotong royong,” katanya.

Terkait hal itu, dia berharap ada alokasi bantuan swadaya masyarakat dari pemerintah desa atau kelurahan masing-masing. Sehingga tidak dibebankan kepada pemilik rumah seutuhnya. (bay/sus)

Sumber: