30 Persen Kontraktor di Banyumas Bandel Lapor Administrasi Proyek

30 persen kontraktor di banyumas bandel lapor administrasi proyek

kontraktorILUSTRASI : Kemungkinan diakibatkan oleh tidak adanya tenaga administrasi, 30% kontraktor telat melaporkan administrasi proyek

PURWOKERTO – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas mencatat banyaknya kontraktor yang bandel untuk menyerahkan laporan administrasi proyek.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala DPU Banyumas, Irawadi, dalam Sosialisasi dan Pembekalan Hukum Pembangunan Infrastruktur DPU, Rabu (5/2). Dikatakan olehnya, pihaknya segera memulai proses lelang dalam sebanyak 5 tahap.

“Kita undang Ketua Asosiasi, untuk mensosialisasikan kepada anggotanya bahwa PU akan segera melakukan lelang di 5 jadwal,” ucapnya.

Sesuai dengan sambutan Bupati Banyumas, tambahnya, pekerjaan harus dimulai dengan niat yang baik dan tidak berpikiran untuk mengambil keuntungan di luar wajar bagi kontraktor.

Selain itu, pihaknya menyebutkan jika ada beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan. Salah satunya, pelaporan administrasi bagi kontraktor.

“Seperti contoh, ada kontraktor. Oktober sudah selesai, tapi nagih termin di akhir tahun. Karena tidak sempat waktunya, jadi tidak terbayar, baru terbayar di tahun 2020.” bebernya.

Tak bisa dipungkiri, jika secara fisik, diakui oleh pihaknya jika pengerjaan sudah cukup bagus. Akan tetapi, pelaporan administrasi tetaplah menjadi hal yang penting. Hal tersebut kemungkinan disebabkan tidak adanya tenaga administrasi.

“Kontraktor yang telat administrasi hampir 30%,” tegasnya.

Lanjutnya, di tahun 2020 ini, administrasi akan dibuat dengan IT. Hal tersebut guna mempermudah dan memantau jalannya proyek yang tengah berlangsung. (mhd)

Sumber: