50 Honorer K2 “Geruduk” Istana

50 honorer k2

KUMPUL : Honorer K2 kumpul di alun-alun Purwokerto sebelum diberangkatkan, Selasa (9/2). /DIMAS PRABOWO/RADARMAS
50 honorer k2 "geruduk" istana 1

PURWOKERTO – Sebanyak 50 honorer K2 ikut serta dalam aksi damai yang diadakan di Jakarta. Keberangkatan mereka untuk meminta Peraturan Pemerintah (PP) pengangkatan menjadi PNS segera diterbitkan.

Ketua Paguyuban Honorer K2 Arif Widi Purwoko mengatakan, dengan keberangkatan honorer K2 ke Jakarta, diharapkan nasibnya segera berubah. Salah satunya dengan diterbitkannya PP yang mengatur pengangkatan menjadi PNS secara bertahap hingga 2019.

“Ditakutkan jika PP tak kunjung diterbitkan, perjuangan yang sebelumnya dilakukan bersama dengan teman-teman K2 yang lain sia-sia. Makanya jangan sampai sia-sia, kami berangkat kesana,” katanya.

Rencananya, setelah sampai Istana Negara bersama dengan honorer K2 dari daerah lain, akan langsung menanyakan kepada Kemenpan atas PP yang sebelumnya dijanjikan. “Harus ada aturan tertulis yang menjadi pegangan kami,” tuturnya.

Untuk aksi kali ini, kata dia, mendapatkan dukungan penuh dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Namun PGRI Banyumas tidak ikut ke Jakarta. “Kebetulan PGRI ada acara ke Semarang. Tapi mereka sepenuhnya mendukung aksi damai ini,” tegasnya.

Guru yang ikut dalam aksi sudah mendapatkan dispensasi dari PGRI, juga izin dari kepala sekolah. Sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar. Untuk aksi tersebut, diambil dari masing-masing kecamatan.

“Setiap kecamatan ada perwakilannya, namun paling banyak dari Sokaraja sebanyak 12 orang,” tambahnya. (ida/sus)

Sumber: