75 Ribu Pelanggan PLN Nunggak

75 ribu pelanggan pln nunggak

ilustrasi
Ilustrasi

Total Capai Rp 11 M

PURWOKERTO – Jumlah tunggakan pelanggan PLN (Persero) Area Purwokerto hingga akhir Januari 2016, mencapai Rp 11,09 miliar. Tunggakan berasal dari 75.728 pelanggan yang tersebar di tujuh rayon PLN Area Purwokerto. Yakni Purwokerto Kota, Banyumas, Ajibarang, Wangon, Purbalingga, Banjarnegara dan Wonosobo.

“Dari masing-masing rayon ada yang menunggak, tapi yang terbesar ada tiga rayon. Di antaranya rayon Purbalingga, Wonosobo, dan Purwokerto kota,” kata Humas PLN Area Purwokerto Tri Elok Pribadi, Minggu (31/1).

Dikatakan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas bagi pelanggan yang menunggak pembayaran tagihan listrik. Selain dikenakan denda, PLN juga tidak segan-segan untuk memutus hingga mencabut jaringan listrik.

“Sanksi pemutusan dan denda Rp 3.000 untuk daya 450 watt, dan Rp 5.000 untuk daya di atas 900 watt. Kalau nunggak sampai tiga bulan langsung dibongkar, meterannya dicabut, dan kalau mau pasang lagi mereka harus daftar sebagai pelanggan baru,” tegasnya.

Dilanjutkan, sampai saat ini PLN masih terus berupaya untuk menekan jumlah pelanggan yang tidak memenuhi kewajiban membayar tagihan listrik. Salah satu upayanya dengan melakukan peringatan bagi pelanggan yang menunggak.

“Kami tetap melayangkan surat pemberitahuan terlebih dahulu. Jika surat pemberitahuan itu sudah tiga kali tidak diindahkan, maka akan ditindak tegas,” tandasnya.

Menurutnya, umumnya pelangan PLN yang menunggak pelanggan rumah tanga. Jika telah diputus dan pelanggan ingin memasang baru, maka mereka harus pindah ke listrik prabayar. Karena  sudah menjadi ketentuan dan meteran yang lama tidak dipakai lagi.

“Tunggakan didominasi pelanggan rumah tangga. Jika tungakan rekening pelangan sudah terhapus dalam data di komputer, pelangan harus masang baru dengan biaya baru. Saya mengimbau kepada pelangan PLN agar segera membayar rekening tepat waktu,” tandasnya. (why/sus)

Sumber: