Aksi Demo Mahasiswa di Banyumas Tolak Penundaan Pemilu

sibnews.info, Banyumas – Gabungan mahasiswa dari berbagai universitas di Purwokerto menggelar demonsrasi di depan kantor DPRD Banyumas dan kantor Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jum’at (8 April 2022).

Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas melakukan longmarch dari kampusnya masing-masing dengan membawa spanduk dan poster terkait tuntutan penolakan perpanjangan masa jabatan presiden.

Mereka meminta agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyumas dan bupati Banyumas, menyampaikan aspirasi mereka terkait penolakan tersebut.

Setelah melakukan orasi, beberapa perwakilan mahasiswa masuk ke gedung DPRD untuk melakukan mediasi. Setelah selesai, kemudian Bupati Banyumas Achmad Husein menemui peserta aksi.

Ia membacakan poin-poin yang menjadi tuntutan masa. “Pertama, untuk turunkan harga barang, saya setuju. Kedua, untuk penundaan pemilu saya juga setuju untuk tidak diadakannya penundaan pemilu,” ucap Husein.

Selanjutnya, ia juga membacakan semua poin dan setuju serta satu suara dengan mahasiswa.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Banyumas, Supangkat yang juga turut menemui mahasiwa mengaku, akan menyampaikan aspirasi mereka ke pusat, kemudian akan mengikuti segala mekanisme yang berlaku.

Berikut tuntutan Mahasiswa :

  1. Menuntut lembaga negara agar tetap menyelenggaran Pemilu 2024
  2. Menuntut DPR/MPR agar tidak memperpanjang jabatan Presiden
  3. Hentikan kriminalisasi dan intimidasi kepada aktivis maupun masyarakat sipil
  4. Wujudkan reformasi agraria
  5. Menuntut pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok

(F13)*