Anggota DPR Prihatin Kondisi Anak-anak Ferdy Sambo

Jakarta

Anggota Komisi III DPR menaruh perhatian terhadap kondisi anak-anak Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Para legislator perempuan prihatin dengan kondisi anak-anak kedua tersangka pembunuhan Brigadir J.

Keprihatinan itu salah satunya disampaikan oleh anggota DPR dari Fraksi NasDem, Ary Egahni. Ary mendoakan agar anak-anak Ferdy Sambo diberikan kekuatan atas kasus yang menjerat kedua orang tuanya.

“Dan secara khusus juga kepada putra-putri dari Pak Ferdi sambo karena kebetulan yang paling bungsu, putra saya satu kelas di Taruna Nusantara. saya berdoa anak-anak ini diberikan kekuatan untuk dapat mencapai cita-citanya dan merendah hari esok,” kata Ary dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPR bersama Kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain oleh Ary, keprihatinan terhadap anak-anak Ferdy Sambo disampaikan anggota DPR dari Fraksi Golkar, Sari Yuliati. Sari mengaku prihatin dengan kondisi anak-anak mantan Kadiv Propam Polri itu.

“Saya prihatin terhadap tubuh Polri yang mengalami musibah besar dan saya juga prihatin terhadap keluarga Bapak FS dan ibu PC, terutama untuk anak-anak dan orang tuanya,” ujar Sari.

Kapolri Diminta Perhatikan Anak-anak Sambo

Anggota Komisi III DPR, Adde Rosi Khoerunnisa, sebelumnya meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menaruh perhatian kepada empat anak Ferdy Sambo. Menurut dia, keempat anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tidak layak dirundung atau di-bully.

“Tolong berikan perhatian khusus kepada mereka Pak mereka tidak layak di-bully. Mereka adalah aset bangsa yang ke depan pasti akan menjadi orang-orang yang bermanfaat salah satunya akan menjadi dokter sekarang, satunya lagi sekolah di Taruna,” kata Adde.

Politikus Golkar itu juga meminta Kapolri memberikan parenting yang baik terhadap anak-anak Ferdy Sambo. Dia enggan anak-anak Ferdy Sambo turut menjadi korban akibat ulah sang orang tua.

“Jadi tolong berikan perhatian kalau bisa ya tadi berikan parenting yang baik kepada mereka sehingga mereka tidak hancur sehancur-hancurnya. Karena sekali lagi anak tidak bersalah atas dosa yang dilakukan orang tuanya. Dosa orang tuanya adalah dosa mereka sendiri. Anak biarkanlah mereka tumbuh berkembang dan mandiri serta sukses mencapai cita-citanya,” tutur Adde.

(mae/fjp)