Antrean e-KTP Masih 150 Ribu

antrean e-ktp masih 150 ribu

Kiriman 8.000 Blangko Masih Kurang
PURWOKERTO-Kabupaten Banyumas, kembali mendapat kiriman blangko KTP Elektronik (e-KTP) dari pemerintah pusat sebanyak 8.000 keping, setelah sebelumnya membagikan 42.500 blangko kepada masyarakat. Namun, jumlah kiriman itu masih belum mencukupi kebutuhan blangko di Banyumas.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Banyumas, Kartiman mengatakan, data keseluruhan masyarakat Banyumas yang mengantre blangko e-KTP sekitar 150 ribu. Data tersebut, 30 ribu diantaranya adalah masyarakat yang belum pernah mencetak e-KTP. Untuk itu, kiriman blangko kali ini akan diprioritaskan bagi yang belum pernah tercetak.

antrean e ktp masih 150 ribu
HIMBAUAN : Warga melintas di depan baliho sosialisasi ajakan tertib administrasi dengan KTP elektronik di jalan Jenderel Soedirman Purwokerto kemarin (7/11). Meski ada slogan cepat, mudah dan gratis, namun pembuatan KT Elektonik lama karena keterbatasan blangko.DIMAS PRABOWO/RADAR BANYUMAS

“Minggu kemarin dapat 8.000 keping kiriman dari Provinsi Jateng. Jadi selama tahun 2017, sudah menerima blangko e-KTP sebanyak 50.500 keping,” katanya, Selasa (7/11).

Dia mengatakan, blangko yang telah dikirim dari pusat ini sedang dicetak bertahap. Setelah tercetak semua, kata dia, akan langsung dikirim melalui kecamatan untuk kemudian dilanjutkan ke masing-masing desa penerima. Menurut dia, mekanisme tersebut untuk menghindari antrean di kantor Dindukcapil Kabupaten Banyumas.

“Kiriman yang baru ini, diproritaskan sesuai pengajuan dan yang belum pernah membuat e-KTP. Sedang yang pindah datang, rusak, hilang, hingga ganti status seperti kawin dan sebagainya, akan dicetak setelah semuanya tercukupi,” ujarnya.

Kartiman menambahkan, sejauh ini pihaknya terus berupaya agar pemohon e-KTP di Banyumas terlayani dengan baik, salah satunya terus melayani pembuatan suket. Namun terkait pengadaan blangko e-KTP, kata dia menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pihaknya hanya bisa terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

“Kami koordinasi terus dengan pusat dan provinsi,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Banyumas mendapat kiriman blangko total sebanyak 40 ribu keping. Blangko tersebut diutamakan untuk pemohon yang belum pernah tercetak. (why/ttg)

Sumber: