April, Pembangunan Tahap II Dilelang

april, pembangunan tahap ii dilelang

berlanjut : pembangunan pasar manis masih berlangsung hingga saat ini./dimas prabowo/radarmas
Berlanjut : pembangunan pasar manis masih berlangsung hingga saat ini. /dimas prabowo/radarmas

PURWOKERTO – Pembangunan Pasar Manis tahap kedua bakal segera masuk Unit Layanan Pengadaan (ULP). Saat ini Pemkab Banyumas masih menunggu proses Analisa Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

Kabid Pasar dan PKL Dinperindagkop Kabupaten Banyumas Amrin Ma’ruf mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) terutama berkaitan dengan proses Andalalin.

“DED sudah kita sesuaikan dengan penambahan beberapa fasilitas. Untuk Andalalin kemungkinan minggu depan sudah selesai,” jelasnya kemarin.

Untuk realisasi pembangunan, lanjutnya, akan segera dilakukan setelah proses lelang atau sekitar bulan April. Saat ini masih melakukan pendataan pedagang, untuk proses pemindahan pedagang dari gedung pasar lama ke gedung pasar baru.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan tidak gagal lelang, sehingga pembangunan bisa segera dilakukan,” katanya.

Untuk proses pendataan, akan melibatkan paguyuban pedagang. Dari data yang ada, saat ini ada 517 pedagang yang terdaftar, baik dari dalam gedung pasar lama, pedagang di sisi barat Pasar Manis lama, hingga pedagang yang berada di timur gedung pasar yang baru.

“Untuk sosialisasi ke pedagang terkait zonasi, dan apa saja yang akan dipersiapkan sudah dilakukan beberapa kali. Soalnya kita akan berupaya menyesuaikan dengan aturan SNI Nomor 8125, dimana nantinya Pasar Manis akan dijadikan pasar rakyat yang berkonsep semi modern,” jelasnya.

Untuk waktu pemindahan, Amrin mengaku belum bisa memastikan. Hal itu bergantung pada pendataan yang dilakukan oleh tim yang bekerjasama dengan paguyuban.

“Untuk data memang dari kita. Tapi untuk verifikasinya kita bekerjasama dengan paguyuban, karena paguyuban yang mengetahui kondisi real pedagang yang terdata. Yang jelas sebelum pembangunan tahap II dimulai, kita upayakan pedagang sudah bisa menempati gedung pasar yang baru,” tegasnya. (bay/sus)

Sumber: