Bahas KUA-PPAS, Dewan Malah Bintek

bahas kua-ppas, dewan malah bintek

Klaim Pembahasan Tinggal Pematangan
PURWOKERTO – Hingga akhir Oktober ini, ada beberapa agenda yang masih harus diselesaikan oleh DPRD Kabupaten Banyumas. Meski demikian, awal pekan ini, seluruh anggota DPRD Banyumas, justru bertolak ke Semarang untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek), yang dilaksanakan dua hari, yakni Senin-Selasa (23-24/10).

Selain pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2018, DPRD Banyumas masih memiliki dua raperda yang masih dibahas di tingkat panitia khusus (pansus), yakni Raperda tentang Bantuan Hukum Masyarakat Miskin dan Raperda tentang Pembinaan BUMD. Semuanya ditarget selesai akhir bulan Oktober ini.

bahas kua ppas dewan malah bintek

Sekretaris DPRD Banyumas, Agus Nur Hadie mengatakan agenda Bimtek tersebut memang sudah diagendakan sejak awal tahun anggaran lalu. Dimana tahun 2017 ini, DPRD Banyumas akan melaksanakan bimtek sebanyak enam kali, dari total delapan kali yang diperbolehkan.

“Sekarang ini yang kelima, dan terakhir nanti akan dilaksanakan akhir November,” kata dia.

Secara umum, kegiatan bimtek tersebut tidak mengganggu agenda-agenda DPRD yang masih berjalan, baik pembahasan KUA-PPAS 2018 dan pembahasan dua raperda.

Menurutnya, bimtek tersebut juga sudah dianggarkan sejak awal tahun, sehingga memang harus tetap dilaksanakan. Disebutkan, rata-rata anggaran per bimtek untuk seluruh anggota dewan, mencapai Rp 400 juta. Sehingga jika diakumulasikan bisa mencapai Rp 2 miliar.

“Bimtek kan lebih diarahkan untuk peningkatan kualitas masing-masing anggota DPRD. Lagipula sudah melakukan MoU juga dengan Unnes, khususnya untuk bantuan narasumber dan pematerinya,” tegas dia.

Berkaitan dengan pembahasan KUA PPAS 2018 dan dua raperda, Agus mengatakan sejak pekan lalu agenda DPRD cukup padat, mulai dari pembahasan antara Komisi dengan mitra kerja, hingga pembahasan raperda di tingkat pansus.

“Jumat (20/10) kemarin juga sudah dilakukan pembahasan KUA PPAS 2018 antara Banggar dan TAPD. Sehingga saat ini hanya tinggal pematangan saja,” kata dia.

Wakil Ketua DPRD Banyumas, Supangkat menjelaskan, untuk pembahasan KUA PPAS 2018, secara umum sudah dibahas dan disepakati. Meski demikian, ada beberapa hal yang masih harus dibahas lebih lanjut, karena masih ada tarik ulur antara Banggar dan TAPD.

“Pembahasan KUA PPAS 2018 ini harus benar-benar cermat. Sehingga nanti saat pembahasan RAPBD 2018 juga bisa lebih maksimal. Rencananya KUA PPAS 2018 juga akan dibahas di Semarang bersama TAPD besok (hari ini, red)” tegasnya.

Rencananya, DPRD Banyumas mengagendakan persetujuan bersama mengenai KUA PPAS 2018 pada akhir Oktober mendatang. Termasuk dengan agenda laporan pansus dua raperda sebelum ditetapkan menjadi perda.(bay)

Sumber: