Bantuan Rehab RTLH Rp 10 Juta Dikeluhkan

bantuan rehab rtlh rp 10 juta dikeluhkan

KALIMANAH-Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) tahun anggaran 2015, dengan anggaran Rp 10 juta per rumah, dikeluhkan warga Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah. Salah satunya Ny Suriyah (60), warga RT 09 RW 02, Desa Babakan.

hl“Walaupun sudah diperbaiki  dengan bantuan pemerintah Rp 10 juta, tapi kalau hujan, rumah saya masih tetap bocor,” kata Ny Suriyah dengan Bahasa Jawa kepada Radarmas yang menemuinya, Senin (25/4).

Dia tidak tahu persis menerima bantuan Rp 10 juta. Karena bantuan diberikan sudah dalam bentuk barang. Diantaranya berupa material batu, pasir, semen, kapur, seng dan besi beberapa batang.

Lebih rinci disebutkan, batu untuk pondasi satu rit, pasir satu rit, semen sembilan zak, kapur 10 kantong, seng enam lembar dan besi beberapa batang. Ditambah dua orang tukang yang mengerjakan, selama sekitar dua mingguan. Dan sepengetahuan Ny Suriyah, yang mengerjakan bukan warga setempat.

Bantuan perbaikan rumah untuk keluarga kurang mampu Rp 10 juta setiap rumah, bagi Ny Suriyah sangat berarti. Karena itu, dia sangat berterima kasih kepada Pemkab Purbalingga. Hanya sangat disayangkan, perbaikan rumahnya yang berukuran 6 X 3,7 meter itu tidak tuntas.

Ada tambahan enam lembar seng baru, tapi masangnya tidak rapi. Pemasangan sengnya di pinggir dinding tembok samping tidak rapat, sehingga kalau hujan tetap bocor. Selain itu pemasangan batanya tidak dilepa. Yang dilepa hanya dinding bagian depan sebuah pintu dan satu jendela kaca baru.

“Tapi untuk dinding sisi kanan rumah (sebelah selatan), hanya pasangan bata separo. Bagian atasnya disambung gedhek. Selain itu, dua jendela kacanya itu bekas, dan tanpa kusen. Memang, semula dua kamarnya tanpa jendela,” kata Ny Suriyah.

Meskipun begitu dia tetap bersyukur kepada Allah SWT, karena masih ada yang perduli kepadanya. Rumah yang semula berdinding gedhek semua, sekarang ada tembok-batanya. Yang semula lantainya tanah, sekarang lantai pelester. “Nggih, Alhamdulillah…..,” katanya bersyukur.

Penjabat (Pj) Sekdes Babakan, H Imam Suherwan, sedang tidak ada di tempat saat akan ditemui Radarmas di kantornya Senin (25/4). Namun diperoleh keterangan dari Kadus IV Heru Pujianto, warga Desa Babakan yang menerima bantuan program RTLH saat ini sebanyak tujuh orang/rumah.

Ketujuh rumah itu tersebar di wilayah Kadus I dua unit, Kadus II satu rumah, Kadus III dua rumah dan Kadus IV dua rumah. Di wilayah Kadus III atasnama Slamet Harsono, dan Mutmainah.

Sementara itu Kadus I Desa Babakan, Sigit Yuniharto, membenarkan ada dua warga di wilayahnya yang mendapat bantuan program RTLH tahun 2015. Di Yakni atasnama Ny Suriyah (60),  dan Sarkim (40).

“Untuk lebih rincinya, hubungi saja Kaur Kesra Desa Babakan Suratno, selaku Ketua RTLH Desa Babakan 2015, dan Kadus III Adi Prasetyo,” kata Sigit menambahkan. (nis).

Keterangan foto

MASIH BOCOR: Ny Suriyah, berterima kasih rumah direhab. Tapi mengeluh rumahnya tetap bocor kalau hujan. (EKO A RACHMAN/RADARMAS).

Sumber: