Banyak Wisatawan Gunakan Uang Tunai Ketimbang Cashless di Lokawisata Baturraden, Penerapan Jadi Catatan

banyak wisatawan gunakan uang tunai ketimbang cashless di lokawisata baturraden, penerapan jadi catatan

img 20210518 010146
ANTRE: Antrian pengunjung di loket tiket Obyek Wisata Baturraden, sebelum dipasangi tali pembatas, minggu siang (16/5). DIMAS PRABOWO/RADAR BANYUMAS

PURWOKERTO – Wisata di Banyumas telah menerapkan sistem pembayaran non tunai. Hal ini untuk meminimalisir penularan covid di Banyumas. Namun, sepertinya hingga kini masih belum terlihat efektif.

Seperti contoh di Baturraden pada saat libur lebaran kemarin. Terutama saat puncaknya, dihari Minggu (16/5). Masih banyak pengunjung yang belum mengetahui adanya sistem pembayaran non tunai. Sehingga mereka masih harus mengantri untuk menukarkan uangnya untuk mendaatkan kode baris yang akan dipindai di pintu masuk.

Melonjak, 6.472 Pengunjung Nikmati Wisata di Lokawisata Baturraden

Salah satu pengunjung adalah, Suwarno (34), warga Kebumen. Ia baru tahu mengenai hal itu.

“Terakhir liburan ya ke pantai. Kali ini keluarga minta di Baturraden,” katanya.

Ia mengaku tak masalah ketika akan menggunakan cashless, namun tetap disiapkan petugas yang apabila menjumpai pelancong sepertinya yang belum tahu mengenai hal itu.

“Ya tetap bayar cash sebetulnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan memang perlu ada evaluasi mengenai hal tersebut.

“Sebab juga belum berlaku lama,” kata dia.

Ia pun mengibarratkan seperti halnya penerapan non tunai pada jalan tol. “Dulu ada tunai, ada non tunai. Ini bertahap. Kedepan sistemnya non tunai semua,” katanya.

Sedangkan Kepala Dinporabudpar Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan bahwa sebetulnya sistemnya sudah non tunai semua. Hanya saja berhubung banyak yang tidak tahu sehingga ada agen yang ditempatkan di tempat wisata tersebut.

“Seperti halnya kemarin. Saat ramai, minta untuk disediakan mobil keliling disana. Dari agen laku pandai ada di sana,” ujarnya.

Ia mengatakan, nantinya akan ditingkatkan kembali untuk sosialisasinya. (mhd)

Sumber: