Bappedalitbang Terus Rancang Kota Baru

bappedalitbang terus rancang kota baru

hl

PURWOKERTO-Google Maps secara tidak langsung terus menampilkan pertumbuhan kota di berbagai wilayah. Tak terkecuali, di Purwokerto. Kepadatan lalu lintas pun menjadi makanan sehari-hari masyarakat saat akan bepergian dewasa ini.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat tentang kepadatan lalu lintas di perkotaan Purwokerto, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Banyumas juga terus melakukan kajian pengembangan kota.

Bahkan, dalam Rencana Tata Ruang Wilayah yang sedang direvisi saat ini, Bappedalitbang Kabupaten Banyumas menyatakan perluasan wilayah kota telah dipetakan dan akan dilakukan ke arah selatan, menuju jalur Teluk – Patikraja.

Peninggian Median Gerilya Terhambat Alat Berat

“Pengembangan kota nanti ke arah selatan. Purwokerto tidak bisa berpijak sendiri, harus bagian perencanaan keseluruhan Banyumas. Perlu daya dukung lahan dan lingkungan,” kata Kepala Bappedalitbang, Eko Prijanto.

Dia mengakui kepadatan wilayah Kota Purwokerto sampai menyebabkan kemacetan rutin di Jalan Jendral Soedirman disebabkan hal postif. Yaitu pertumbuhan ekonomi, ditambah peningkatan sektor jasa yang terus meningkat.

Karenanya, selain pengembahan luasan wilayah perkotaan ke arah selatan, sejumlah infrastruktur penunjang direncanakan terus ditambah. Satu diantaranya yang terbaru adalah Bupati tengah mengusahakan agar tol Cilacap-Pejagan juga diperpanjang ada lintasan menuju ke Bandara Wirasaba.

“Bupati juga menginisiasi, agar tol Cilacap-Pejagan diperpanjang sampai bandara,” kata dia.

Terkait soal adanya tol ke Bandara, kata dia, justru menunjang infrastruktur agar lalu lintas tak memadat dan bukan malah menumpuk di wilayah kota. Caranya, tentu dengan memiliki jalur tol yang strategis yang menembus ke bandara, namun tidak masuk ke wilayah perkotaan.

“Pertumbuhan daerah lain, baik Cilacap maupun Purbalingga sangat berdampak. Bandara dan jika tol disetujui bisa memanjang hingga ke bandara maka mempercepat daerah kita, namun karena itu infrastruktur jalan tentu juga mendukung daya dukung. Sehingga wilayah perkotaan juga tertata,” kata dia.

Purwokerto bagian selatan, kata dia, dalam konteks tata ruang yakni jalur Gunung Tugel sampai ke Pegalongan, Patikraja. Pemkab mengarahkan pertumbuhan menuju area tersebut, sehingga Bupati juga menginisiasi jalur tersebut tembus hingga Papringan, Kecamatan Banyumas dengan dibangun jembatan baru. (hkm)

Sumber: