BPR BKD Wlahar Bebaskan Masyarakat Dari Rentenir

bpr bkd wlahar bebaskan masyarakat dari rentenir

bkd bertransformasi menjadi bpr
BPR BKD Wlahar

PURWOKERTO – BPR BKD Wlahar menunjukkan taringnya untuk menghindarkan masyarakat dari jerat rentenir. Tercatat, banyak UMKM yang yang menjadi nasabahnya sekarang ini. Sehingga , hal itu tidak memberatkan masyarakat dengan segala layanan masyarakat yang ada.

“Selain masyarakat perekonomian meninggkat, pembangunan di desa dari keuntungan yang didapat yang kemudian dikembalikan ke masyarakatnya. Ketika BPR BKD besar, manfaatnya akan kembali ke masyarakat,” ujar Kepala Desa Wlahar Wetan Dodiet kemarin.

Dijelaskannya, dari hasil pengelolaan dan keuntungan tahunan, dana disalurkan masuk ke anggaran desa pada Pendapatan Asli Desa (PAD). BKD wlahar Wetan diakuinya bukan tanpa kendala. Keberadaan serta manfaat dari BKD belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Stereotip BKD sebagai bank harian juga masih melekat.

“Kita sudah upayakan promosi. Namun memang belum terlalu masif. Kami juga memerlukan sinergisitas dari semua unsur. Bahwa sebenarnya BKD ada dan dana yang ada akan kembali untuk manfaat masyarakat itu sendiri, ” terangnya.

Serbuan lembaga jasa keuangan dengan daya tawar lebih tinggi ikut berpengaruh. BKD saat ini belum mampu menyediakan pinjaman dalam jumlah besar. Hal ini karena jumlah nasabah yang menghimpun dana di BKD belum terlalu banyak.

“Kalau untuk memberikan pinjaman ke UMKM kecil masih bisa. Kami juga terus mengajak masyarakat untuk menabung disini, ” ucapnya. (aam)

Sumber: