Bupati Janji Tutup Tempat Prostitusi

bupati janji tutup tempat prostitusi

ilustrasi
Ilustrasi

PURWOKERTO – Pemerintah menargetkan tahun 2019, seluruh wilayah di Indonesia harus bebas dari prostitusi. Rencana tersebut bakal direalisasikan di Kabupaten Banyumas. Bahkan Bupati Banyumas Ir Achmad Husein berjanji Banyumas bakal bebas prostitusi di tahun 2019.

“Tadi malam sudah kita bicarakan di level Forkompinda terkait langkah dan program ke depan akan seperti apa,” kata Husein kepada Radarmas, Jumat (4/3).

Husein mengatakan, siap menutup tempat-tempat prostitusi yang ada di Kabupaten Banyumas. Salah satunya Gang Sadar (GS), yang selama ini dikenal sebagai tempat prostitusi. “Rencana penutupan sudah saya lontarkan dua tahun lalu kepada Forkompida, dan mereka setuju,” terangnya.

Menurutnya, persoalan untuk menutup GS sangat mudah. Namun penutupan dinilai kurang efektif jika tetap dilakukan. Sebab GS bukan tempat lokalisasi atau prostitusi, hanya tempat kos-kosan bagi para penduduk yang ada di sekitar.

“Pertimbangannya, GS bukan tempat prostitusi atau lokalisasi, tapi kos-kosan. Kalau tempat prostitusi, mainnya disitu tawar menawar disitu juga. Lalu, jika pemerintah menutup seperti di Kalijodo atau Doli, bisa saja. Tapi kan itu bukan tanah pemerintah, kalau Doli dan Kalijodo tanah pemerintah,” terangnya.

Husein menambahkan, langkah untuk menutup GS sudah dipelajari dan hasilnya tidak efektif. Sebab nanti penghuninya akan berpindah tempat dan melakukan transaksi di tempat lain. “Sudah dipelajari sebelumnya. Kalau tempat ditutup bisa saja, tapi nanti mereka akan melakukan di tempat lain karena prostitusinya tidak disitu tapi di losmen-losmen. Malah lebih tidak bisa dipantau, pertimbangannya seperti itu,” ujarnya. (why/sus)

Sumber: