Cegah Krisis Global, Pemerintah Didukung Genjot Produktivitas Sumber Daya

Jakarta

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengapresiasi langkah pemerintah untuk memperkuat sejumlah sektor dasar dalam pembangunan, yang pada dua tahun terakhir terdampak pandemi dan goncangan krisis global. Ia mengatakan produktivitas dan efektivitas pemanfaatan sumber daya yang ada harus terus ditingkatkan untuk dorong pertumbuhan ekonomi di tengah ancaman krisis global.

Untuk diketahui pada akhir Mei lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan untuk mendorong produktivitas, anggaran belanja negara tahun 2023 akan difokuskan pada bidang kesehatan, perlindungan sosial, pendidikan, serta infrastruktur. Hal itu ia katakan dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR.

“Upaya untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lewat peningkatan produktivitas dan efektivitas pemanfaatan sumber daya yang kita miliki sangat penting di tengah ancaman krisis energi dan pangan yang dialami banyak negara di dunia,” kata perempaun yang akrab disapa Rerie tersebut dalam keterangannya, Selasa (2/8/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berpendapat ancaman krisis global saat ini harus benar-benar dijawab dengan peningkatan produktivitas masyarakat dan efektivitas pemanfaatan sumber daya yang kita miliki.

Dengan jaminan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat dari pemerintah, ia berharap masyarakat dapat terus meningkatkan produktivitasnya.

Karena itu, berbagai peluang dan kesempatan untuk bekerja dan berusaha harus mampu dibuka dan diciptakan agar masyarakat mampu berkontribusi secara maksimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, tambah dia, potensi pasar baru bagi barang dan jasa produksi negeri sendiri harus segera di jajaki untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi.

Ia berharap ancaman krisis global yang kita hadapi mampu meningkatkan daya tahan perekonomian nasional lewat peningkatan kreativitas dalam menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Fokuskan energi dan kreativitas seluruh anak bangsa untuk sebanyak-banyaknya menemukan dan menciptakan peluang untuk tumbuh agar mampu menjawab tantangan dampak krisis global yang kita hadapi,” pungkas Rerie.

(prf/ega)