Cegah Lonjokan Penderita Covid-19, Pemkab Banyumas Siapkan Karantina Terpusat

sibnews.info, Banyumas – Mencegah lonjakan penyebaran Covid-19  saat libur Natal dan Tahun Baru 2022, Pemerintah Kabupaten Banyumas membuat sejumlah kebijakan. Selain itu kebijakan ini dilakukan guna mencegah penyebaran varian Omnicron, masuk ke wilayah Banyumas meski belum terdeteksi masuk ke Indonesia.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan pada akhir Desember 2021- Januari 2022 pihaknya akan memberlakukan kebijakan bagi pendatang yang masuk Banyumas akan dikarantina terpusat di Gor Satria Purwokerto.

Seperti pada awal terjadinya pandemi 2020. Selain melakukan pencegahaan pengawasaan mudah dilaksanakan bagi petugas, terutama dari Satgas Covid-19.

Pihaknya akan meminta kepada Pemerintahan Desa, untuk melaksanakan pengawasaan bagi para pendatang terutama dari sejumlah kota besar. Untuk mengikuti karantina terpusat di Gor Satria Purwokerto.

“Sistemnya seperti dahulu, kita siapkan Gor Satria saja. Di Gor ada tiag tempat, dengan kapasitas bisa mencapai 1.500 orang. Hari Rabu (1/12/2021) akan kita rapatkan lagi,” kata Husein.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Banyumas Didi Rudwianto mengatakan Pemerintah Pusat memberlakukan kebijakan saat libur Natal dan Tahun Baru 2022, seluruh Indonesia diterapkan PPKM Level 3.

Sehingga adanya pembatasan dalam kegiatan masyarakat, seperti pembukaan tempat wisata dan lainya.

Terkait Gor Satria Purwokerto sebagai tempat Karantina Terpusat di Banyumas, secara teknis akan dirapatkan kembali berbagai instansi penanganan Covid-19 pada awal Desember 2021.

“Fasilitas umum kita akan tutup sementara, seperti Alun- alun. Wisata juga akan kita tutup sementara,” kata Didi.

Kasus Covid-19 di Banyumas terus menurun, data yang diberikan Ahmad Husein Selasa (30/11/2021), 1- 29 November 2021 jumlah tambahan penderita Covid-19 sebanyak 59 orang, dengan jumlah warga yang meninggal dunia sebanyak enam orang. (F12)*