Daftar Pejabat Sementara Usai 3 Perwira Dinonaktifkan soal Brigadir J

Jakarta

Kasus polisi tembak polisi di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo berbuntut panjang. Sejumlah perwira polisi dinonaktifkan dan diganti dengan pejabat sementara akibat kasus tersebut.

Dirangkum detikcom, Senin (25/7/2022), orang pertama yang dinonaktifkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah Irjen Ferdy Sambo sendiri. Jabatan Kadiv Propam Polri pun diserahkan ke Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

“Malam hari ini kita putuskan untuk Irjen Pol Ferdy Sambo untuk sementara jabatannya dinonaktifkan, dan kemudian jabatan tersebut saya serahkan kepada Pak Wakapolri,” kata Sigit dalam jumpa pers di kantornya, Senin (18/7/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penonaktifan Irjen Sambo dilakukan demi menjaga independensi Polri dalam mengusut tuntas kasus Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat yang tewas ditembak Bharada E.

Selang dua hari, dua perwira berikutnya yakni Brigjen Hendra Kurniawan yang dinonaktifkan dari jabatan Karopaminal dan Kombes Budhi Herdi Susianto dari jabatan Kapolres Metro Jakarta Selatan. Lalu siapa pengganti Brigjen Hendra dan Kombes Budi?

Kombes Yandri Irsan Gantikan Kombes Budhi

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran telah menunjuk pengganti Kombes Budhi Herdi Susianto dalam jabatan Kapolres Metro Jakarta Selatan. Kombes Budhi dinonaktifkan terkait kasus Brigadir J.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Irjen Fadil Imran secara resmi telah menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Jaksel. Penunjukan Plt Kapolres Metro Jaksel ini tertuang dalam Sprint Nomor 108/VII/KEP/2022 tertanggal 21 Juli 2022.

“Pada hari ini pukul 14.00 WIB, Bapak Kapolda Metro Jaya telah mengeluarkan surat perintah dengan nomor 108/VII/KEP/2022 tertanggal 21 Juli 2022 tentang pelaksanaan tugas atau Plt Kapolres Metro Jaksel,” kata Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/7).

Adapun Plt Kapolres Metro Jaksel yang ditunjuk adalah Kombes Yandri Irsan, yang saat ini menjabat Direktur Pam Obvit Polda Metro Jaya.

Yandri merupakan lulusan Akpol 1996. Sebelum ditugaskan di Polda Metro Jaya, Yandri pernah menjabat Kapolres Belu pada 2017-2018. Dia kemudian pernah menjadi Wadirkrimsus Polda NTT, Dirreskrimsus Polda Sulawesi Utara (Sulut), hingga akhirnya ditugaskan sebagai Direktur Pam Obvit Polda Metro Jaya.

Yandri Irsan juga pernah diusulkan sebagai salah satu kandidat polisi inovatif Hoegeng Awards 2022. Dia diusulkan sebagai kandidat polisi inovatif karena program Belu Anticipation System (BLAST), rumah baca Merah Putih, serta perpustakaan mini untuk anak-anak selama menjabat Kapolres Belu.

Lihat Video: Kekasih Brigadir J: Ada Ancaman Pembunuhan hingga Rencana Menikah

[Gambas:Video 20detik]