Di Banyumas Harga Beras Capai Rp 11 Ribu

di banyumas harga beras capai rp 11 ribu

Bulog Gelar Operasi Pasar
PURWOKERTO-Bulog Subdivisi Regional (Subdivre) Banyumas kembali menggelar operasi pasar (OP), di Pasar Wage, Selasa (2/1). OP digelar untuk menekan harga beras jenis medium di pasaran yang sudah cukup tinggi, yakni berkisar Rp 10.500 hingga Rp 11.000 per kilogram (kg).

Harga tersebut, masih di atas HET yang ditetapkan oleh Kemendag, yakni Rp 9.450 per kg.

di banyumas harga beras capai rp 11 ribu

“Pada OP ini, kami membawa beras sebanyak 2 ton untuk dijual dengan harga Rp 8.100 per kg,” kata Kepala Bulog Subdivre Banyumas, Setio Wastono.

Wastono mengatakan, selain menggelar OP kali ini, pihaknya dalam waktu dekat juga akan menggelar OP dengan menggandeng sejumlah pedagang. Adapun harga beras yang akan dijual nanti, kata dia lebih murah dibanding harga beras pada OP kali ini.

“Nantinya Bulog juga akan menggandeng para pedagang dalam OP. Saat menggandeng para pedagang, nantinya harga beras hanya akan dijual sebesar Rp 8 ribu per kg, dan nanti pedagang bisa menjual kembali dengan harga maksimal Rp 9 ribu per kg,” ujarnya.

Menurutnya OP beras ke pasar-pasar tradisional akan terus dilakukan hingga harga beras sesui HET Kemendag Rp 9.450 per kg. Sebelumnya pada akhir 2017 lalu, Bulog bersama dengan Satgas Pangan telah menggelar OP di wilayah kerja Bulog Banyumas seperti Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara.

Sementara berkaitan dengan penyerapan beras petani yang dilakukan Bulog pada tahun 2017, hanya mampu menyerap 57,78 persen dari target yang ditetapkan, yakni 92 ribu ton lebih untuk beras komersial maupun untuk penyaluran beras sejahtera (rastra).

“Tahun 2017, Bulog Banyumas mampu menyerap sebesar 53 ribu ton lebih atau sekitar 57 persen,” tambahnya. (why)

Sumber:

Di Banyumas Harga Beras Capai Rp 11 Ribu

di banyumas harga beras capai rp 11 ribu

Bulog Gelar Operasi Pasar
PURWOKERTO-Bulog Subdivisi Regional (Subdivre) Banyumas kembali menggelar operasi pasar (OP), di Pasar Wage, Selasa (2/1). OP digelar untuk menekan harga beras jenis medium di pasaran yang sudah cukup tinggi, yakni berkisar Rp 10.500 hingga Rp 11.000 per kilogram (kg).

Harga tersebut, masih di atas HET yang ditetapkan oleh Kemendag, yakni Rp 9.450 per kg.

di banyumas harga beras capai rp 11 ribu

“Pada OP ini, kami membawa beras sebanyak 2 ton untuk dijual dengan harga Rp 8.100 per kg,” kata Kepala Bulog Subdivre Banyumas, Setio Wastono.

Wastono mengatakan, selain menggelar OP kali ini, pihaknya dalam waktu dekat juga akan menggelar OP dengan menggandeng sejumlah pedagang. Adapun harga beras yang akan dijual nanti, kata dia lebih murah dibanding harga beras pada OP kali ini.

“Nantinya Bulog juga akan menggandeng para pedagang dalam OP. Saat menggandeng para pedagang, nantinya harga beras hanya akan dijual sebesar Rp 8 ribu per kg, dan nanti pedagang bisa menjual kembali dengan harga maksimal Rp 9 ribu per kg,” ujarnya.

Menurutnya OP beras ke pasar-pasar tradisional akan terus dilakukan hingga harga beras sesui HET Kemendag Rp 9.450 per kg. Sebelumnya pada akhir 2017 lalu, Bulog bersama dengan Satgas Pangan telah menggelar OP di wilayah kerja Bulog Banyumas seperti Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara.

Sementara berkaitan dengan penyerapan beras petani yang dilakukan Bulog pada tahun 2017, hanya mampu menyerap 57,78 persen dari target yang ditetapkan, yakni 92 ribu ton lebih untuk beras komersial maupun untuk penyaluran beras sejahtera (rastra).

“Tahun 2017, Bulog Banyumas mampu menyerap sebesar 53 ribu ton lebih atau sekitar 57 persen,” tambahnya. (why)

Sumber: