Diduga Kurang Koordinasi, Pemakaman Pasien Covid 19 Dilaksanakan Tidak Sesuai Prokes

sibnews.info, Banyumas – Berdasar informasi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas, pasien atas nama Azka Putra Aryana warga Desa Petarangan Kecamatan Kemranjen meninggal akibat positif Covid 19. Hal tersebut disampaikan melalui Taryono, Kasi Trantib Kecamatan Kemranjen, yang diterima melalui WhatsApp dari RSUD Banyumas yang mengabarkan bahwa Azka Putra Aryana meninggal dunia akibat positif Covid 19.

Mencari kebenaran terkait informasi tersebut, awak media sibnews.info mendatangi kantor Pemerintahan Desa Petarangan untuk konfirmasi. Informasi langsung dari aparat Desa Petarangan menjelaskan bahwa warga Desa Petarangan yang terkena Covid 19 meninggal dunia pada pukul 05.20 wib, Selasa (22/3/22) merupakan pasien RSUD Banyumas.

Selanjutnya awak media sibnews.info bersama Kepala Desa Petarangan, Zainul, menuju lokasi pemakaman. Namun sesampai di pemakaman, pasien Covid-19 telah dimakamkan dengan tidak menggunakan aturan pemakaman pasien Covid 19 sesuai prokes.

Pemakaman dilakukan oleh keluarga pasien, informasi tersebut disampaikan oleh penggali kubur, paman almarhum, keluarga dan beberapa tetangga yang datang takziah. Petugas pemakaman BPBD Kecamatan Kemranjen datang ke lokasi pemakaman setelah proses pemakaman selesai dimakamkan oleh pihak keluarga.

Saat awak media sibnews.info mencoba menanyakan pihak Puskesmas Kemranjen 1 terkait pemakaman pasien covid 19 yang dilakukan tidak sesuai prokes, mendapat jawaban dari Rini, pegawai puskesmas bagian Survelen, bahwa tidak mengetahui ada pasien Covid 19 yang meninggal di Desa Petarangan, jadi tidak ada petugas kesehatan Puskesmas Kemranjen 1 yang hadir ke pemakaman tersebut.

Rini mengaku baru mengetahui kabar tersebut saat didatangi oleh awak media sibnews.info dan membuka WhatsApp Grup ternyata ada informasi yang mengabarkan bahwa ada warga Petarangan pasien RSUD Banyumas meninggal dunia akibat positif Covid 19. (F28)