Dispenser Penuh Jentik Nyamuk

dispenser penuh jentik nyamuk

foto a+hlDitemukan di Lingkungan Pemkab

PURWOKERTO – Ditengah gencarnya Pemkab Banyumas melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), kader PSN Kelurahan Sokanegara bersama Rotary justru menemukan banyak jentik nyamuk di lingkungan pemkab. Jentik ditemukan di dispenser yang berada di beberapa ruangan kantor.

Kader PSN Kelurahan Sokanegara, Anton Suparno mengatakan, jentik nyamuk banyak ditemukan pada penampungan tetesan air di dispenser. Tempat tersebut sering tidak dibersihkan.

“Hasil pemeriksaan ditemukan jentik di beberapa ruangan pemkab, Kantor Kominfo,” katanya Rabu (17/2).

Menurutnya, hal itu sangat disayangkan karena tempat tersebut seharusnya menjadi tempat yang bersih dan rapi. “Apalagi di Kantor Kominfo sudah dua kali ditemukan adanya jentik nyamuk di dispenser. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan evaluasi dan diserahkan ke Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Dia menambahkan, tempat lain yang menjadi lokasi favorit nyamuk Aides Aegypti berkembang biak yakni lemari es, kamar mandi, kaleng bekas dan pot bunga. “Kita imbau minimal tiga hari sekali dibersihkan tempat-tempat yang memungkinkan adanya jentik nyamuk,” imbaunya.

Dengan adanya temuan jentik nyamuk di lingkungan pemkab, Kepala Humas Sekda Banyumas Agus Nurhadi menghimbau kepada seluruh pegawai di pemkab harus selalu menjaga kebersihan di lingkungan kerjanya.

Saat ini, lanjut dia, seluruh SKPD diturunkan untuk memantau langsung PSN di 331 desa dan 30 kelurahan. PSN dilakukan selama dua hari mulai Rabu (17/2) hingga Kamis (18/2). Setelah itu akan rutin dilakukan setiap hari Jumat.

“Semua pegawai diturunkan memantau PSN selama dua hari ini. Saat ini bupati sedang fokus di daerah Jatilawang, bersama dinas kesehatan,” kata dia.

Sementara itu, Kodim 0701 Wk/ Banyumas juga melakukan PSN, kemarin (17/2). Dandim 0701 Wk/ Banyumas Letkol Inf Erwin Ekagita Yuwono dan anggotanya melakukan PSN di Kampung Rahayu, Kelurahan Karangklesem. Dalam kegiatan ini, anggota Kodim melakukan pembersihan  dibantu warga.

Dari hasil sementara PSN yang dilakukan secara acak pada rumah warga, hampir semua terdapat jentik nyamuk. Tempat yang menjadi sarang nyamuk yakni benda-benda yang tidak dipakai. Seperti kaleng bekas, kertas plastik, botol, dan benda lain yang bisa menampung air hujan.

“Masyarakat diimbau agar melaksanakan 3M yaitu menguras, menutup dan menimbun untuk mencegah berkembangnya nyamuk,” kata Dandim. (why/ali/sus)

Sumber:

Dispenser Penuh Jentik Nyamuk

dispenser penuh jentik nyamuk

foto a+hlDitemukan di Lingkungan Pemkab

PURWOKERTO – Ditengah gencarnya Pemkab Banyumas melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), kader PSN Kelurahan Sokanegara bersama Rotary justru menemukan banyak jentik nyamuk di lingkungan pemkab. Jentik ditemukan di dispenser yang berada di beberapa ruangan kantor.

Kader PSN Kelurahan Sokanegara, Anton Suparno mengatakan, jentik nyamuk banyak ditemukan pada penampungan tetesan air di dispenser. Tempat tersebut sering tidak dibersihkan.

“Hasil pemeriksaan ditemukan jentik di beberapa ruangan pemkab, Kantor Kominfo,” katanya Rabu (17/2).

Menurutnya, hal itu sangat disayangkan karena tempat tersebut seharusnya menjadi tempat yang bersih dan rapi. “Apalagi di Kantor Kominfo sudah dua kali ditemukan adanya jentik nyamuk di dispenser. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan evaluasi dan diserahkan ke Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Dia menambahkan, tempat lain yang menjadi lokasi favorit nyamuk Aides Aegypti berkembang biak yakni lemari es, kamar mandi, kaleng bekas dan pot bunga. “Kita imbau minimal tiga hari sekali dibersihkan tempat-tempat yang memungkinkan adanya jentik nyamuk,” imbaunya.

Dengan adanya temuan jentik nyamuk di lingkungan pemkab, Kepala Humas Sekda Banyumas Agus Nurhadi menghimbau kepada seluruh pegawai di pemkab harus selalu menjaga kebersihan di lingkungan kerjanya.

Saat ini, lanjut dia, seluruh SKPD diturunkan untuk memantau langsung PSN di 331 desa dan 30 kelurahan. PSN dilakukan selama dua hari mulai Rabu (17/2) hingga Kamis (18/2). Setelah itu akan rutin dilakukan setiap hari Jumat.

“Semua pegawai diturunkan memantau PSN selama dua hari ini. Saat ini bupati sedang fokus di daerah Jatilawang, bersama dinas kesehatan,” kata dia.

Sementara itu, Kodim 0701 Wk/ Banyumas juga melakukan PSN, kemarin (17/2). Dandim 0701 Wk/ Banyumas Letkol Inf Erwin Ekagita Yuwono dan anggotanya melakukan PSN di Kampung Rahayu, Kelurahan Karangklesem. Dalam kegiatan ini, anggota Kodim melakukan pembersihan  dibantu warga.

Dari hasil sementara PSN yang dilakukan secara acak pada rumah warga, hampir semua terdapat jentik nyamuk. Tempat yang menjadi sarang nyamuk yakni benda-benda yang tidak dipakai. Seperti kaleng bekas, kertas plastik, botol, dan benda lain yang bisa menampung air hujan.

“Masyarakat diimbau agar melaksanakan 3M yaitu menguras, menutup dan menimbun untuk mencegah berkembangnya nyamuk,” kata Dandim. (why/ali/sus)

Sumber: