Ditarik Sumbangan, Orang Tua Laporkan Sekolah di Lapak Aduan Banyumas

ditarik sumbangan, orang tua laporkan sekolah di lapak aduan banyumas

sd negeri 1 rawaheng, wangonDitarik sumbangan, orang tua laporkan SD Negeri 1 Rawaheng via Lapak Aduan Banyumas.

PURWOKERTO – Jelang berakhirnya tahun ajaran 2020, orang tua / wali murid Kelas VI di SD Negeri Rawaheng, Wangon, dihadapkan pada keikhlasan untuk menyumbang beberapa pembiayaan.

Pembiayaan kebutuhan siswa yang dikoordinir oleh guru atas sepengetahuan dari Kepala Sekolah sebesar Rp 418.000,-.

Sumbangan tersebut ternyata dilaporkan dalam Lapak Aduan Banyumas, Kamis (13/2). Karena, pelapor merasa sumbangan tersebut adalah hal yang janggal.

Baca juga : Sesuai dengan UU, Sekolah Harus Ganti GTT yang Tidak Linear

Terlebih lagi, yang dimaksudkan untuk membiayai jam tambahan les di sekolah, map ijazah, foto, legalisir, ijazah, laminating, makan tambahan, fotocopy ijazah, try out, dan kenang-kenangan.

Dilakukan konfirmasi, Kepala SD Negeri 1 Rawaheng, Wangon, Suwardi, menuturkan, laporan dalam Lapak Aduan Banyumas muncul setelah pertemuan sekolah dengan orang tua dan wali murid, Kamis (13/2).

Dirinya mengaku tak mengetahui detail hasil pertemuan, karena Kepala Sekolah sendiri hanya berperan sebagai pengantar, yang selanjutnya pertemuan tersebut dijalankan oleh guru.

Diungkap olehnya, daripada ada orang tua yang keberatan dan melapor ke mana-mana, dirinya siap untuk membatalkan kesepakatan-kesepakatan sumbangan tersebut.

“Tidak usah ada apa-apa. Kami malah lebih enak kalau seperti itu, tuturnya.

Baca juga :

Terkait adanya laporan tersebut, sekolah segera mengumpulkan orang tua / wali murid guna menjelaskan semuanya.

“Seharusnya, orang tua / wali murid yang belum jelas atau mungkin keberatan, sampaikan dahulu kepada sekolah. Jangan diluar,” imbuhnya. (yda)

Sumber: