Ditemukan Penambangan Ilegal

ditemukan penambangan ilegal

belum berizin  tiga alat berat beroperasi di sekitar aliras sungai logawa di desa baseh. dimas prabowoBerdalih Untuk Reklamasi

PURWOKERTO – Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) bersama Balai Besar wilayah Serayu-Opak, melakukan pengecekan ke sekitar aliran Sungai Logawa di Desa Baseh Kecamatan Kedungbanteng, Rabu (17/2). Hal itu menyusul adanya laporan adanya kegiatan penambangan yang diduga belum berizin.

Sekretaris Dinas SDABM Kabupaten Banyumas Ariono menjelaskan, pihaknya mendapat informasi dari Kementerian PU dan langsung melakukan pengecekan ke lapangan. “Sabtu lalu kita sudah ngecek dan memang ada kegiatan. Ada tiga alat berat yang beroperasi. Hasil pengecekan tersebut langsung kita teruskan ke pusat,” katanya.

Dari hasil pengecekan awal, pemrakarsa kegiatan menyebut alasan alat berat turun ke sungai untuk kepentingan reklamasi. Meski demikian, sampai saat ini belum jelas konsep atau bentuk reklamasi yang dilakukan.

“Selain itu, ada juga material yang keluar dari sungai seperti batu besar. Padahal untuk proses reklamasi seharusnya tidak perlu ada material yang keluar dari sungai,” jelasnya.

Disebutkan, kegiatan tersebut sudah beroperasi sekitar 1,5 bulan di sekitar wilayah Sungai Logawa. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan BBWSO, karena kegiatan berada di wilayah sekitar Sungai Logawa yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil BBWSO, Bambang Sumadyo SH mengatakan, pengecekan yang dilakukan dimaksudkan untuk meminta keterangan dari pelaku kegiatan, terutama berkaitan dengan perizinan kegiatan.

“Kita cek dulu apakah ada izinnya atau tidak. Kalau sudah ada, kita akan telusuri dari mana izinnya,” katanya.

Menurutnya, sampai saat ini belum ada pengajuan perizinan kegiatan di wilayah tersebut yang masuk ke BBWSO. Sehingga perlu dilakukan pengecekan langsung di lapangan. (bay)

Sumber: