Ferra Menajang, Berbagi Hidup Dengan Para Perempuan ODGJ

Sudah 11 tahun Ferra Manajang dan keluarganya mendedikasikan diri untuk merawat ODGJ perempuan yang terlantar di jalanan, dengan mendirikan Yayasan Gerakan Asih Abadi Indonesia (GERASA). Ia tak memiliki latar belakang ahli psikologi, ia hanya punya rasa prihatin, kesabaran dan kasih sayang.

Ferra mengaku tak menggunakan obat untuk penyembuhan para warga binaannya. Menurut pengalamannya, penyembuhan terbaik adalah dengan pendekatan kasih dan rohani. Terbukti, para warga binaannya dapat hidup dengan disiplin, menunjukkan progress kesembuhan yang baik, bisa ‘bekerja' membuat prakarya, bahkan berkomunikasi dengan baik.

Meski demikian, bagi Ferra, keluarga adalah sebaik-baiknya tempat tinggal bagi para warga binaan. Ferra tetap berharap agar keluarga warga binaannya bisa datang untuk menjemput mereka.