Geng Motor Pelaku Penyerangan di Purwokerto Ditangkap, Sebagian Besar Berstatus Pelajar

sibnews.info, Banyumas – Polisi berhasil menangkap 9 anggota geng motor yang membuat gaduh permukiman dan meresahkan warga. Dari 9 pelaku yang ditangkap, 6 diantaranya masih berstatus pelajar.

“Ada sembilan orang tersangka yang diamankan dari kelompok Golden Stress, terdiri dari 3 orang dewasa dan 6 orang anak dibawah umur yang masih berstatus pelajar,” ujar Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu saat konferensi pers, Senin (21/3/2022).

Adapun barang bukti yang telah diamankan adalah tiga unit sepeda motor, plat besi dan tiga buah celurit, tas helm dan pakaian.

Kapolresta Banyumas Kombes Edy Suranta Sitepu mengatakan ada pelaku lain yang saat ini masih buron.

Lebih lanjut, kata Edy, penyerangan  berawal dari saling ejek antara geng motor yang diduga dari Sawangan dengan geng Junior Liberstand dari Brebes melalui Facebook. Kemudian geng motor asal Brebes tersebut meminta bantuan geng motor Golder Stress Purwokerto.

“Saya berpesan kepada geng-geng motor di purwokerto untuk jangan coba-coba melakukan aksi yang dapat meresahkan warga masyarakat,” tegas Kapolresta.

Kapolres juga mengimbau agar para orangtua lebih hati-hati dan perhatian kepada anaknya dan memperhatikan pergaulan anaknya.

Diketahui, belasan anggota geng motor membuat gaduh permukiman dan meresahkan warga di RT 02 RW 02, Kelurahan Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Sabtu (19/3/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

Dalam sebuah unggahan video yang viral di media sosial, terlihat belasan anggota geng motor masuk ke perkampungan warga.

Mereka memarkirkan motor di Jalan Jenderal Sutoyo kemudian masuk perkampungan dan mulai berbuat onar. Ada yang menendang motor yang terparkir di depan garasi rumah warga, ada pula yang membuat gaduh. (F13)