GeNose Tetap Terbatas Meski Penumpang Meningkat di Terminal Bulupitu Purwokerto

genose tetap terbatas meski penumpang meningkat di terminal bulupitu purwokerto

img 20210520 010908

PURWOKERTO – Di Banyumas masih ada empat posko pengetatan dan pengendalian penyebaran Covid-19 paska lebaran. Posko itu dimulai 18 Mei hingga 24 Mei. Mereka memeriksa bukti negatif rapid maupun GeNose pengguna jalan.

Posko tersebut tak hanya memberhentikan kendaraan pribadi saja, melainkan juga bus yang membawa penumpang.
https://sibnews.info/terminal-bulupitu-siap-berinovasi-segera-miliki-angkutan-ke-wisata-wisata-di-banyumas/
https://sibnews.info/arus-balik-15-kendaraan-diperiksa-di-posko-penyekatan-sokaraja-keluar-banyumas-wajib-bawa-hasil-swab/

Di Terminal Bulupitu, Rabu (20/5) siang kemarin. Salah satu calon penumpang bus adalah Aji B Sasongko (26). Ia hendak menuju Jakarta. Aji mengaku paham sepenuhnya jika perjalanan antar daerah itu harus mengantongi tes covid. “Saya datang terlalu sore ke terminal, pos untuk GeNose-nya sudah tutup,” katanya.

Tak punya banyak pilihan, tiket Bus Sinar Jaya sudah digenggamnya. Ia tinggal berangkat. “Yasudah, nanti kalau misal di jalan diminta untuk tes ya saya ikut,” katanya.

Sebelum berangkat, Aji mengaku tak melakukan rapid ditempat lain. Niatnya bulat untuk GeNose saja di Terminal. Alasannya tentu saja karena gratis.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Bulupitu Bayu Setiawan mengatakan, pada larangan mudik 6 Mei-17 Mei lalu, calon penumpang wajib menyertakan surat keterangan Kades maupun pimpinan. Kini kebijakannya kembali seperti sediakala, yaitu surat rapid maupun GeNose.

“Kita buka pelayanan GeNose, namun terbatas. Biasanya per hari hanya 10 saja,” kata dia.

Namun, tak menutup kemungkinan jika penumpang sedang melonjak, pihaknya akan menambah kuota GeNose tersebut. “Seperti arus balik kemarin tanggal 15-17, kita diperintahkan menambah sampai 50 untuk kuota GeNose,” ujarnya.

Karena gratis itulah jadi terbatas. Bayu menuturkan, biasanya ada yang “usil”. Calon penumpang akan naik kereta tapi tes GeNose di terminal karena gratis. Ia mengatakan yang bisa memanfaatkan layanan GeNose hanya yang bertiket bus saja.

Sementara, jika melihat data penumpang, sudah mulai ada kenaikan jumlah penumpang di Terminal sejak Selasa (18/5). Dari yang sebelumnya larangan mudik mentok pada angka 330, pada hari Selasa sudah mencapai lebih dari 1.000 penumpang dengan 157 armada AKAP.

“Kalau normal keberangkatan AKAP bisa sekitar 1.500-2.000 penumpang, kendaraan bisa sampai 250 armada,” tuturnya.

Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna transportasi darat untuk tetap taati aturan yang ada. “Prinsipnya protokol kesehatan tetap diutamakan. Kami siap dari terminal untuk layanan GeNose walau terbatas,” tandasnya. (mhd)

Sumber: