Giliran Balik Lapor Polisi

giliran balik lapor polisi

PURWOKERTO- Kasus dugaan penganiayaan anak yang dilaporkan Prayitno (60) warga Kelurahan Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat akan berbuntut panjang. Sebelumnya Prayitno mengaku anaknya Ctr (11) dianiaya tetangganya, Tri Hadi Suroyo (63) tetangganya.

foto kiri 1-ali_tri hadi dan kuasa hukumnya saat jumpa pers menampik tuduhan penganiayaan yang dilakukannya (1)

Jumat (13/5) kemarin, giliran Tri Hadi Suroyo akhirnya angkat bicara. Didampingi kuasa hukumnya Muhammad Maksudi SH, dia menampik seluruh tuduhan Prayitno. “Semua yang dilaporkan itu ngga benar,” kata Tri Hadi kepada Radarmas, Jumat (13/5) kemarin. Atas tuduhan yang tidak sesuai fakta tersebut, ia akan melaporkan balik Prayitno kepada polisi.

Ia menjelaskan jika tuduhaan dirinya menjambak dan meludahi Ctr tidak benar adanya. “Saat itu anak itu memang mengatai saya dengan kata-kata tidak sopan. Lalu saya dekati dan pegang kepalanya dan saya bilangin kalau itu tidak sopan. Nah, kalau meludah itu saya memang akan meludah tapi anak itu lari jadi mengenainya,” ujar Tri Hadi.

Tri Hadi melanjutkan, selain tuduhan tersebut, ia juga menampik jika dirinya pernah membenturkan kepala Ctr ke tembok dan menjatuhi kepalanya dengan tang. “Itu semuanya tidak benar, kalau benar pasti ada luka, silahkan divisum saja,” terangnya.

Justru, menurut Tri Hadi, orang tua Ctr yang sering memberikan ancaman terhadap dirinya. “sekitar 2 Mei lalu pas saya mau ke masjid saya dihadang bapaknya, mengejek saya dan menghina saya dengan kata-kata yang tidak patut. Dia langsung meludahi saya sementara tangannya memegang batu,” jelasnya.

Pertikaian ini memang sudah berlangsung lama. “Sebenarnya sudah dimediasi sama RT setempat, saya juga sudah meminta maaf jika perbuatan saya membuat tidak berkenan, namun karena sudah masuk ke media, mau tidak mau kami harus mengambil langkah,” katanya.

Melalui kuasa hukumnya, dirinya akan melaporkan balik Prayitno kepada polisi. “Kami akan segera melaporkan balik pelapor, karena apa yang dituduhkan semuanya tidak benar. Tapi malah sebaliknya pelapor yang melakukan pengancaman terhadap klien saya serta pencemaran nama baik,” kata Muhammad Maksudi SH. (ali/acd)

Sumber:

Giliran Balik Lapor Polisi

giliran balik lapor polisi

PURWOKERTO- Kasus dugaan penganiayaan anak yang dilaporkan Prayitno (60) warga Kelurahan Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat akan berbuntut panjang. Sebelumnya Prayitno mengaku anaknya Ctr (11) dianiaya tetangganya, Tri Hadi Suroyo (63) tetangganya.

foto kiri 1-ali_tri hadi dan kuasa hukumnya saat jumpa pers menampik tuduhan penganiayaan yang dilakukannya (1)

Jumat (13/5) kemarin, giliran Tri Hadi Suroyo akhirnya angkat bicara. Didampingi kuasa hukumnya Muhammad Maksudi SH, dia menampik seluruh tuduhan Prayitno. “Semua yang dilaporkan itu ngga benar,” kata Tri Hadi kepada Radarmas, Jumat (13/5) kemarin. Atas tuduhan yang tidak sesuai fakta tersebut, ia akan melaporkan balik Prayitno kepada polisi.

Ia menjelaskan jika tuduhaan dirinya menjambak dan meludahi Ctr tidak benar adanya. “Saat itu anak itu memang mengatai saya dengan kata-kata tidak sopan. Lalu saya dekati dan pegang kepalanya dan saya bilangin kalau itu tidak sopan. Nah, kalau meludah itu saya memang akan meludah tapi anak itu lari jadi mengenainya,” ujar Tri Hadi.

Tri Hadi melanjutkan, selain tuduhan tersebut, ia juga menampik jika dirinya pernah membenturkan kepala Ctr ke tembok dan menjatuhi kepalanya dengan tang. “Itu semuanya tidak benar, kalau benar pasti ada luka, silahkan divisum saja,” terangnya.

Justru, menurut Tri Hadi, orang tua Ctr yang sering memberikan ancaman terhadap dirinya. “sekitar 2 Mei lalu pas saya mau ke masjid saya dihadang bapaknya, mengejek saya dan menghina saya dengan kata-kata yang tidak patut. Dia langsung meludahi saya sementara tangannya memegang batu,” jelasnya.

Pertikaian ini memang sudah berlangsung lama. “Sebenarnya sudah dimediasi sama RT setempat, saya juga sudah meminta maaf jika perbuatan saya membuat tidak berkenan, namun karena sudah masuk ke media, mau tidak mau kami harus mengambil langkah,” katanya.

Melalui kuasa hukumnya, dirinya akan melaporkan balik Prayitno kepada polisi. “Kami akan segera melaporkan balik pelapor, karena apa yang dituduhkan semuanya tidak benar. Tapi malah sebaliknya pelapor yang melakukan pengancaman terhadap klien saya serta pencemaran nama baik,” kata Muhammad Maksudi SH. (ali/acd)

Sumber: