Honor Ratusan CS Unsoed Belum Juga Terbayarkan

honor ratusan cs unsoed belum juga terbayarkan

graphic1
GRAFIS

PURWOKERTO-Sebanyak 282 Cleaning Service (CS) Universitas Jenderal Soedirman masih juga belum menerima haknya berupa gaji. Bahkan, sampai kemarin, keterlambatan pembayaran gaji sudah selama tiga bulan.

Salah satu CS yang enggan disebutkan namanya kepada Radar Banyumas mengaku belum dibayar mulai dari Agustus hingga sekarang. Malahan, rekan yang lain, juga ada yang belum dibayar sejak Juli.

“Bervariasi memang, bahkan ada THR yang belum dibayar. Kalau untuk THR, sekitar tiga sampai orang orang yang belum dibayar,” katanya.

Baca:
Meriah, Car Free Day Perdana di Kalibagor

Tersengat Listrik, Pekerja Bangunan Terpental

Bentrok Sanmor dan Tes CPNS, GOR Macet

Menurutnya, honor yang dijanjikan dalam kerjasamanya dengan pihak ketiga yang mengakomodir CS Rp 850 ribu per bulan. Sedangkan THR Rp 425 ribu. Dengan keterlambatan tersebut, banyak CS yang dirugikan.

“Karena banyak CS yang mengandalkan dari gaji itu saja. Kebutuhan perut, cicilan dan lain-lain kami mengandalkan dari honor itu. Jika terjadi keterlambatan, berdampak ke yang lain. Seperti cicilan yang nunggak, akhirnya denda dan lain-lain,” terangnya.

Untuk itu, CS pun akan menunggu sampai minggu depan apakah honor tersebut dibayarkan atau tidak. Kemungkinan besar, kata dia, nantinya jika pihak ketiga mendapatkan pemasukan dari yang lain, maka akan menggaji yang di Unsoed.”Namun biasanya cuma sebulan saja,” tambahnya.

Sesuai dengan perjanjian, jika honor tidak dibayarkan sampai batas akhir maka akan dibayarkan oleh Unsoed. Sedangkan THR akan hangus. Sedangkan batas akhir kontrak kerjasama dengan Unsoed berakhir Desember mendatang.

“Sudah menjadi hal umum, dan aturan lelang, jika pihak ketiga bermasalah maka yang bertanggung jawab adalah Unsoed. Ya, kami memang kecewa, namun untuk menenangkan kami sendiri, anggap saja kami ini sedang menabung,” tambahnya.

“Mungkin Unsoed sudah jenuh, vendor sudah berjanji namun mangkir. Dan kami yang menjadi korbannya,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, pihak ketiga tersebut menangani beberapa tempat. Hal yang sama juga terjadi ditempat lain. Sehingga, ini bukan menjadi kesalahan Unsoed. Namun memang murni kesalahan pihak ketiga.

Terpisah, Rektor Universitas Jenderal Soedirman Suwarto mengatakan, jasa CS Unsoed dilakukan oleh pihak ketiga yaitu pemenang lelang. Karyawan CS Unsoed adalah karyawan pihak ketiga.

Menurutnya, setiap tiga bulan Unsoed membayar ke pihak ketiga jika pihak ketiga telah memenuhi persyaratan sesuai kontrak.

“Namun jika pihak ketiga belum memenuhi persyaratan Unsoed juga belum membayar ke pihak ketiga,” jelasnya.

Terkait permasalahan tersebut, Unsoed selalu proaktif komunikasi dengan pihak ketiga. Namun pihak ketiga selalu menghindar. “Unsoed sebenarnya ikut dirugikan dengan permasalahan ini,” tutupnya. (ida/ttg)

Sumber: