Imigrasi Usut Cara WN China Punya Paspor Meksiko Palsu untuk Masuk RI

Jakarta

Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI mendalami cara dua orang warga negara asing (WNA) asal China memperoleh paspor Meksiko palsu untuk masuk ke Indonesia. Kedua WN China itu mengaku membayar perantara yang tak dikenal untuk mendapatkan paspor Meksiko Palsu.

“Itu yang lagi kami dalami. Informasi terakhir yang kami peroleh dua WNA Tiongkok ini bertransaksi di luar,” kata Koordinator Penyidikan Keimigrasian pada Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kemenkumham, Hajar Aswad, seperti dilansir Antara, Kamis (25/8/2022).

Kepada petugas, WN China itu mengaku menerima paspor Meksiko usai membayar perantara yang tak mereka tidak kenal sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aswad mengatakan pihaknya belum mengetahui siapa saja yang diduga ikut membantu menerbitkan paspor palsu Meksiko bagi 2 WN China bernama Chen Yongtong dan Wu Jinge.

“Saya belum tahu itu orang Indonesia atau orang asing,” tambahnya.

Ditjen Imigrasi akan berkoordinasi dengan Direktorat Intelijen untuk menelusuri dan mendalami hal tersebut. Imigrasi juga akan mengusut apakah kedua WN China tersebut terlibat sindikat kejahatan tertentu.

Apabila ditemukan adanya indikasi mengarah sindikat kejahatan tertentu, lanjutnya, Ditjen Imigrasi Kemenkumham dan instansi terkait lainnya akan membongkar hingga tuntas. Aswad menjelaskan pihaknya akan mendalami alasan kedua WN China tersebut bisa lolos saat pemeriksaan oleh petugas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Ditjen Imigrasi bersama Direktorat Intelijen akan mendalami penyebab dua WNA asal China tersebut bisa lolos dari pemeriksaan petugas,” katanya.

Namun, dari keterangan petugas di bandara, pemeriksaan terhadap Chen Yongtong dan Wu Jinge telah dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Karena di sistem, visanya itu masih berlaku dan tidak ada masalah. Paspornya awalnya juga oke secara fisik. Namun, pas didalami oleh forensik dan dikonfirmasi ke kedutaan, ternyata paspornya tidak terdaftar,” ujar Hajar Aswad.

Dia menegaskan lolosnya dua WNA asal China tersebut dari pemeriksaan petugas di bandara sama sekali tidak ada unsur kesengajaan.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.