Injak Ranjau Darat, 4 Bocah di Yaman Tewas

Hodeida

Empat bocah di Kota Hodeida, Yaman barat, tewas akibat ledakan ranjau darat. Salah satu bocah tak sengaja menginjak sebuah ranjau aktif di wilayah yang dikuasai pemberontak Houthi tersebut.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (23/7/2022), insiden itu terjadi saat sekelompok anak tengah berjalan di tanah kosong dekat bandara Kota Laut Merah. Lokasi itu memang diketahui sebagai wilayah yang dipenuhi ranjau darat.

Lalu kemudian, salah satu dari anak tersebut menginjak ranjau darat hingga menyebabkan tiga anak tewas seketika di tempat. Sementara itu, salah satu anak meninggal saat berada di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keempat bocah tersebut berusia antara 10 dan 15 tahun. Salah satu ayah korban menyebut mendapatkan informasi tekrait insiden itu dari anak-anak yang selamat.

“Anak-anak keluar di pagi hari ketika kami sedang tidur… Anak-anak yang selamat datang dan memberi tahu kami tentang kecelakaan itu,” kata ayah Yahya Abdullah kepada AFP.

“Saya pergi dan menemukan salah satu dari dua putra saya terluka tetapi hidup, tetapi saudaranya telah meninggal,” lanjutnya.

Dia mengatakan salah satu korban sempat dibawah ke rumah sakit. Namun demikian, korban tewas setibanya di ruang operasi.

“Saya menutupi perutnya, dia terkena pecahan peluru, dan membawanya ke rumah sakit, tetapi dia meninggal di ruang operasi,” ujar dia.

Juru bicara badan pengungsi PBB UNHCR Liz Throssell mengatakan bulan lalu bahwa “anak-anak sangat berisiko” dari ranjau darat atau alat peledak rakitan atau persenjataan yang tidak meledak.

Simak juga ‘Ledakan Gudang Senjata di Yaman, 3 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]

(maa/maa)