Jaksa Agung soal Kasus Surya Darmadi: Siapa Pun, Saya Sikat!

Jakarta

Jaksa Agung ST Burhanuddin bicara soal potensi tersangka baru dalam kasus korupsi Surya Darmadi sebesar Rp 78 triliun. Burhanuddin menyebut akan menindak siapa pun terkait kasus Surya Darmadi jika terdapat bukti-bukti.

“Kalau ada bukti-bukti lainnya siapa pun saya sikat,” kata Burhanuddin kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Burhanuddin menuturkan Kejaksaan Agung (Kejagung) juga berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit jumlah kerugian negara dalam kasus korupsi Surya Darmadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalah perhitungan kerugian negara kami memang melibatkan BPKP, jadi tidak asal-asalan. Kami menentukan berapa kerugian itu semua sumbernya adalah auditor negara baik BPKP maupun BPK,” ujarnya.

Burhanuddin mengatakan pihaknya kembali memeriksa Surya Darmadi hari ini. Surya Darmadi, sambung Burhanuddin, kembali ditahan di Rutan Kejagung setelah sempat dibantarkan karena dirawat di rumah sakit.

“Tadi pagi sudah dilakukan pemeriksaan dan sudah kembali ke Rutan Kejaksaan Agung,” jelas Burhanuddin.

Diketahui, kasus ini menjerat mantan Bupati Indragiri Hulu (Inhu) R Thamsir Rachman dan pemilik PT Duta Palma, Surya Darmadi, sebagai tersangka.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: