Jalan Bung Karno Spot Baru Ngabuburit di Purwokerto

jalan bung karno spot baru ngabuburit di purwokerto

dimas praboworadarmas 2
NGABUBURIT: Baik itu bagian Terowongan maupun sisi utara Jalan Bung Karno, Purwokerto jadi tempat baru warga untuk menghabiskan sore sembari menunggu waktu berbuka Puasa. INSERT: Sisi selatan pun tak luput dari warga yang menghabiskan waktu ngabuburit. DIMAS PRABOWO/RADARMAS

PURWOKERTO – Ada pemandangan baru di Jalan Bung Karno. Kini jadi tempat ngabuburit. Terutama pada simpang Gerilya. Terlihat ada orang mengenakan rompi parkir tengah mengatur keluar masuk jalan.
https://sibnews.info/lampu-air-mancur-tugu-gada-rujakpolo-diuji-satu-minggu/

Ada dua lapis. Lapis pertama, ditutup dengan waterbarrier. Mereka yang ingin ngabuburit bisa masuk dan memarkirkan kendaraannya. Terlebih dahulu membayar parkir.

dimas praboworadarmas

Pada lapis kedua, tepatnya yang mengarah pada Jalan Jensud, sepeda motor tidak diperkenankan masuk.

Ada beberapa kendaraan yang ngeyel akan masuk, namun tidak diperkenankan. Mereka mesti memarkirkan sepeda motornya dan jika ingin masuk Jalan Bung Karno itu, dipersilahkan berjalan kaki. Namun, ada pengecualian juga bagi mereka yang bersepeda.
https://sibnews.info/jalan-soekarno-purwokerto-masih-kerap-diterobos-dpu-bahaya-masih-ada-proyek/

Salah satu warga Sokaraja, Suyoko (40) mengatakan, memang sengaja sedang jalan-jalan saja bersama keluarga.

“Tadi sempat beli takjil di depan Taman Makam Pahlawan (TMP). Terus pas mau pulang mampir sini dulu,” kata dia.

Ia tak sendiri. Bersama istri dan anaknya yang masih 3 tahun. Menurutnya, tak masalah jalan itu untuk sementara ini dijadikan tempat jalan-jalan.

“Kan memang tidak ada aktivitas. Tidak ada truk yang keluar masuk. Dan juga sepi. Jadi ya cocok saja kalau mau jalan-jalan sore di sini,” tuturnya.

DPU : Belum Boleh Diakses
Sementara itu, Kabid Pembangunan Jalan DPU Banyumas, Widodo Sugiri mengatakan sebetulnya jalan tersebut belum bisa untuk diakses.

foto a insert pilih 3

“Tapi kenyataanya memang banyak orang yang menggunakan jalan tersebut untuk olahraga atau sekedar jalan-jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, concrete barrier yang menutup akses di jalan Cleleng-Tanjung Elok digeser oleh yang ingin menggunakan akses jalan tersebut.

Sementara untuk ijin, Ia mengatakan, tidak ada. “Ijin dari DPU belum ada. Warga atas inisiatif sendiri mengatur parkir dan pengunjung di Jl Bung Karno supaya tertib,” tandasnya. (mhd)

Sumber: