Jogging Track Sudah Mulai Retak di Taman Pangripta Kranji

jogging track sudah mulai retak di taman pangripta kranji

jogging track sudah mulai retak di taman pangripta kranji radar banyumas
RUSAK: Aktivitas warga di Taman Pangripta Kranji Purwokerto terlihat menghindari jogging track yang retak. DIMAS PRABOWO/RADARMAS

PURWOKERTO – Taman Pangripta Kranji di Brobahan, tidak hanya digunakan warga untuk santai. Beberapa yang datang juga melakukan olah raga, terutama jogging. Namun ada yang menghalangi pengunjung yang sedang jogging. Sebab ada retakan di jogging track sisi utara Taman Pangripta Kranji.

Warga Purwokerto, Farida mengatakan, baru tahu ada retakan di jogging track Taman Pangripta Kranji. Menurutnya retakan tersebut mempengaruhi pejogging. Jika tidak fokus, bisa tersandung.
https://sibnews.info/pengelolaan-wisata-ikan-suamiku-di-tesda-formas-pesung-nyemplung-bersihkan-sampah-terus-cari-solusi-penanganan-terbaik/

“Dilihatnya juga kurang menarik,” katanya.

Dia pun menuturkan, agar segera ada perbaikan. Sebab itu termasuk sarana dan fasilitas umum. Selain itu untuk menambah keindahan area Taman Pangripta Kranji.

Sementara itu, Kepala Seksi Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas, Supriyatno mengaku sudah melihat kondisi retakan jogging track di Pangripta Kranji secara langsung. Pihaknya akan segera memperbaiki.

“Pasti akan kami perbaiki, tapi bertahap setelah selesai pemeliharaan di bundaran air mancur Tugu Adipura,” ujarnya.

Retakan itu terjadi kemungkinan karena ada akar pohon yang masih hidup di bawahnya. Berdasarkan informasi warga sekitar Taman Pangripta Kranji, sebelumnya di tempat retakan ada pohon.

Supriyanto menuturkan, pihaknya masih memantau apakah memang dikarenakan akar pohon yang masih hidup, atau ada faktor lain. Sebelum retak, tanah di tempat tersebut mengembung, lalu terjadi retakan.

“Kalau memang karena ada akar pohon, akan dipotong,” tuturnya.

Dia menghimbau pada pengguna jogging track di Pangripta Kranji, agar berhati-hati selama retakan belum diperbaiki. Karena ketebatasan personil, perbaikan dilakukan bertahap setelah pekerjaan yang sedang berjalan sekarang selesai. (ely)

Sumber: