Kapolri Bakal Pilah Pelanggaran Etik 35 Polisi yang Dipatsus Terkait Sambo

Jakarta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap Irjen Ferdy Sambo akan segera menjalani sidang komisi kode etik atas tindakannya terkait pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat. Selain Ferdy Sambo, Sigit menyebut 35 personel Polri lainnya yang kini berada di penempatan khusus (patsus) juga akan ditentukan nasibnya lewat sidang komisi kode etik.

“Terhadap saudara FS sendiri nanti hari Kamis akan dilaksanakan sidang komisi kode etik untuk keputusannya apakah yang bersangkutan masih bisa menjadi anggota Polri atau tidak,” kata Jenderal Sigit saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, di gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Sigit lalu menyampaikan dari total 97 personel Polri tidak semuanya diperiksa sebagai terduga pelanggar kode etik. Dia menyebut hanya 35 personel yang sudah pasti akan dipilah pelanggarannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun 35 personel yang melanggar kode etik berasal dari sejumlah pangkat, di antaranya irjen pol 1, brigjen pol 3, kombes pol 6. Kemudian AKBP 7, kompol 4, AKP 5, iptu 2, ipda 1, bripka 1, brigadir 1, briptu 2, dan bharada 2.

“Sementara untuk yang lain terkait dengan 35 personel yang ada, dari 97 yang kita periksa, tidak semuanya kemudian menjadi terduga pelanggar kode etik, ada juga yang menjadi saksi. Tapi dari yang 35 itu tentu akan kami pilah pilah sesuai dari saran bapak-bapak dan ibu-ibu terkait bobot perannya masing-masing apakah ybs ini di bawah tekanan atau mereka tidak tahu bahwa yang mereka lakukan itu merupakan bagian dari skenario atau mereka ikut di dalam skenario,” jelas Sigit.

Sigit menyebut pihaknya akan menyerahkan pelanggaran kode etik yang dilakukan para personel Polri kepada tim sidang komisi kode etik. Dia meminta agar para personel Polri dihukum sesuai bobot sanksinya.

“Jadi ini semua nanti akan ditentukan oleh tim sidang komisi kode etik dan tentunya ini akan menentukan terkait dengan pemberian sanksi yang akan diberikan, bobot sanksi yang akan diberikan,” ujar dia.

97 Personel Polri Diperiksa

Untuk diketahui, jumlah personel yang diperiksa terkait kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J bertambah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap sejauh ini pihaknya sudah memeriksa total 97 personel, 35 personel di antaranya diduga melanggar kode etik dan profesi.

“Kami telah memeriksa 97 personel, 35 orang diduga melakukan pelanggaran kode etik profesi,” kata Sigit dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR di Senayan, Jakarta, Rabu (24/8).

Sigit menjelaskan, dari 35 personel itu, sebanyak 18 di antaranya sudah ditempatkan di penempatan khusus. Sedangkan lainnya masih dalam proses pemeriksaan.

“Dari 35 personel tersebut, 18 sudah ditempatkan di penempatan khusus, sementara yang lain masih berproses pemeriksaannya,” ujarnya.

Sigit menyebut dua orang di antaranya sudah ditetapkan tersangka, sehingga tersisa 16 personel yang masih berada di penempatan khusus (patsus).

“Saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan laporan polisi di Bareskrim sehingga tinggal 16 orang di patsus. Sisanya menjadi tahanan terkait dengan kasus yang dilaporkan di Bareskrim,” ujarnya.

Simak Video ‘Buntut Panjang Kasus Sambo, Polri Mutasi 24 Personel Lagi’:

[Gambas:Video 20detik]

(maa/imk)