Kasum Datangi Komnas HAM Minta Kasus Munir Ditetapkan Pelanggaran HAM Berat

Jakarta

Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) menuntut janji Komnas HAM terkait kasus tewasnya Munir. Sejumlah aktivis mendatangi Komnas HAM untuk melakukan aksi simbolik.

Pantauan detikcom di Komnas HAM, Jumat (12/8/2022) sekitar pukul 10.10 WIB, aktivis KASUM terlihat sudah siap berdiri di depan gedung Komnas HAM dengan membawa topeng wajah Munir sekaligus kertas abjad #MASIHINGAT. Kemudian, para aktivis juga membawa poster yang menyerukan tuntutan mereka.

“Pembunuhan Munir, Pelanggaran HAM Berat,” bunyi poster yang dibawa aktivis KASUM seperti dilihat, Jumat (12/8/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi simbolik ini bertujuan untuk mendesak Komnas HAM agar segera menetapkan kasus pembunuhan Munir Said Thalib sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

“Kami mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai upaya untuk mendesak Komnas HAM untuk segera menetapkan kasus pembunuhan Munir sebagai kasus pelanggaran HAM yang berat,” kata Kepala Divisi Hukum KontraS, Andi Muhammad Rezaldi, di Komnas HAM.

Secara bergantian, para aktivis dengan lantang menyerukan tuntutan mereka terhadap janji Komnas HAM yang menyatakan akan mengumumkan hasil pendalaman dan pengkajian terhadap penetapan kasus Munir sebagai pelanggaran HAM berat.

Aksi simbolik ini diakhiri dengan pembacaan surat tuntutan kepada Komnas HAM. Kemudian, surat itu juga diberikan langsung kepada Beka Ulung Hapsara selaku Ketua Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM terkait kasus pembunuhan Munir.

Simak video ‘Komnas HAM Bakal Periksa Ferdy Sambo-Bharada E di Mako Brimob':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya isi surat Komite Aksi Solidaritas untuk Munir