KIB Diprediksi Merapat, PDIP Dorong Koalisi Tunggal

Jakarta

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno memprediksi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yang terdiri dari Golkar, PAN, dan PPP, bakal berkoalisi dengan PDIP. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pun bicara soal koalisi tunggal.

“Konteks utama yang dihadapi adalah berbagai persoalan ekonomian rakyat akibat dampak pandemi yang belum selesai dan juga ancaman krisis perekonomian global akibat perang Rusia-Ukraina sehingga memicu ancaman lebih lanjut krisis pangan. Nah melihat konteks seperti itu tentu saja bagi PDIP mendorong koalisi semuanya tunggal,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melalui Zoom Meeting, Kamis (21/7/2022).

Apa yang dimaksud koalisi tunggal tersebut?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nah, ini sehingga inilah yang ingin didorong PDIP saat ini. Mengingat pendaftaran capres-cawapres itu masih bulan Agustus sehingga mari kita dorong kerja sama tunggal untuk kemajuan negara. Sehingga ketika pemilu dilaksanakan itu suasana yang betul-betul suasana yang kondusif tidak memungkinkan adanya persoalan-persoalan lain kecuali pesta demokrasi bagi rakyat untuk mencari pemimpin yang terbaik,” jelasnya.

PDIP juga mendukung silahturahmi antarpartai politik. Dia mengatakan belum ada kerja sama yang bersifat permanen untuk Pemilu 2024.

“Ya apa yang disebut KIB misalnya kan belum menyepakati siapa calon presiden siapa calon wakil presiden, sehingga PDIP itu memastikan akan tiba waktunya bagi PDIP untuk berperan kemudian mengambil prakarsa,” jelas Hasto.

“Agar di pemilu 2024 muncul calon terbaik suatu kerja sama politik yang terbaik sehingga rakyat betul-betul dapat menentukan pemimpin 2024 yang akan melanjutkan kepemimpinan Pak Jokowi-Ma’ruf Amin,” lanjutnya.

KIB Diprediksi Berkoalisi dengan PDIP Lawan NasDem

Sebelumnya, Adi memprediksi KIB dinilai bakal melebur dan berkoalisi dengan PDIP. Mereka diprediksi bakal melawan NasDem pada Pemilu 2024.

Mulanya, Adi mengatakan skenario ‘all Jokowi’s men’ di 2024 tidak akan terwujud karena NasDem sudah memasukkan nama Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden. Menurutnya, saat ini Anies dikenal sebagai ‘orang nonkoalisi pemerintah’.

“Skenario soal 2024 adalah ‘all Jokowi’s men’ tidak akan terjadi karena NasDem sudah mengusung nama Anies Baswedan, orang nonkoalisional,” kata Adi, Rabu (20/7).

Lihat juga video ‘KIB Diprediksi Akan Berkoalisi Dengan PDIP untuk Melawan NasDem’:

[Gambas:Video 20detik]

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.