Korban Banjir di Desa Grujugan dan Sirau Kemranjen Masih Butuh Bantuan

sibnews.info, Banyumas – Bencana banjir melanda sejumlah wilayah kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas, yaitu Desa Sirau dan Grujugan. Di dua desa tersebut, kondisi rumah warga masih tergenang air bahkan terindikasi justru ketinggian air naik meski intensitas curah hujan dua hari terakhir sudah tidak lebat, Senin (21/3/2022).

Desa Grujugan melakukan kegiatan penyaluran bantuan pada warga yang terkena banjir.

Menurut Kepala Desa Grujugan, Sugeng, ada 149 kk yang kediamanya terendam air yang tersebar di 8 RT dan ada sekitar 35 hektar padi siap panen yang terendam Banjir.

whatsapp image 2022 03 21 at 13.25.25

Untuk Desa Sirau terlihat kesibukan ibu ibu memasak di posko Banjir yang berada di depan kantor kepala Desa Sirau untuk menyediakan makanan utuk para korban banjir.

Kepala Desa Sirau Mualliful Khasan menjelaskan, bahwa warga Desa Sirau yang rumahnya terendam air banjir ada sejumlah 188 kepala keluarga (KK) dan untuk area pesawahan ada 200 hektar gagal panen karena pohon padi yang mendekati masa panen raya terendam banjir.

“Ada 188 KK yang rumahnya masih terendam banjir dan 200 hektar sawah terancam gagal panen karena banjir,” ungkap Mualliful kepada sibnews.info.

Para relawan dan aparat pemerintahan desa dibantu anggota Babinsa dan Babinkamtibmas mendistribusikan bantuan ke rumah rumah warga yang terisolir oleh air banjir.

Para warga yang memelihara ikan tak bisa berharap lagi untuk mendapatkan hasil karena ikan yang ada sudah hilang terbawa air banjir dan peternak hewan peliharaan juga sangat memprihatinkan.

Warga Desa Sirau dan Grujugan yang terkena banjir sangat membutuhkan uluran tangan para donatur untuk dapat memberikan bantuan sosial guna sedikit meringankan derita warga para korban banjir .

Kemungkinan hujan masih saja bisa turun sewaktu-waktu. Kesiapsiagaan semua pihak terus dilakukan guna mengantisipasi hal hal yang bisa terjadi saja mengancam kondisi rumah warga di Desa Grujugan dan Sirau kecamatan Kemranjen yang berada di lokasi langganan Banjir. (F28)