KPK Cecar Ketua DPRD Bogor soal Penyampaian Hasil Audit di Kasus Ade Yasin

Jakarta

KPK memeriksa Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto terkait kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor dengan tersangka pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat Anton Merdiansyah. Rudy dicecar soal mekanisme penyampaian laporan audit.

“Rudy Susmanto selaku Ketua DPRD Kabupaten Bogor 2019-2024 hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan mekanisme penyampaian laporan hasil audit oleh BPK Perwakilan Jabar pada Pemda Bogor,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).

Pemeriksaan dilakukan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (27/7). Ali menyebut KPK juga memeriksa dua pegawai Dinas PUPR Kabupaten Bogor, yakni Aldino Putra Perdana dan Rizki Akbar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ali mengatakan keduanya diperiksa soal dugaan aliran uang kepada Anton Merdiansyah (ATM). Uang tersebut diduga untuk mengatur berbagai temuan BPK di sejumlah proyek di Pemkab Bogor.

“Kedua saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan aliran uang untuk tersangka ATM dkk sebagai Tim Auditor BPK Perwakilan Jabar untuk mengkondisikan berbagai temuan di beberapa proyek pada Pemkab Bogor,” kata Ali.

Sebelumnya, Rudy Susmanto diperiksa KPK terkait kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan yang menjerat Bupati Bogor nonaktif, Ade Yasin. Rudy menyebut pemeriksaan itu sebagai teguran untuk fokus bekerja melayani warga Kabupaten Bogor.

“Kalau terkait materi pemeriksaan, biar dari Juru Bicara KPK langsung yang menyampaikan. Kalau intinya saya menangkap sebuah momen hari ini adalah momentum kita sudah ditegur, kita sudah diingatkan, dan bahkan sudah ditindak juga. Nah, ini momentum untuk kita sekarang betul-betul fokus bekerja melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” ucap Rudy kepada wartawan, Rabu (27/7).

Sebagai informasi, Ade Yasin terjaring OTT KPK bersama 11 orang lainnya. Selang beberapa waktu, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka di kasus suap laporan keuangan demi meraih predikat WTP dari BPK Perwakilan Jawa Barat.

Para tersangka itu ialah:

Pemberi Suap:
1. Ade Yasin, Bupati Kabupaten Bogor periode 2018-2023
2. Maulana Adam, Sekdis Dinas PUPR Kabupaten Bogor
3. Ihsan Ayatullah, Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor
4. Rizki Taufik, PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor

Penerima Suap:
1. Anthon Merdiansyah, Pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Kasub Auditorat Jabar III/Pengendali Teknis
2. Arko Mulawan, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor
3. Hendra Nur Rahmatullah Karwita, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa
4. Gerri Ginajar Trie Rahmatullah, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa.

(haf/haf)