KPK Geledah Rumah Rektor Unila Terkait Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru

Jakarta

KPK menggeledah rumah pribadi Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani terkait korupsi penerimaan mahasiswa baru hari ini. Penggeledahan dilakukan untuk melengkapi alat bukti lainnya.

“Benar, dalam rangka pengumpulan alat bukti, hari ini (24/8) tim penyidik lakukan geledah di rumah kediaman pihak-pihak terkait dengan perkara ini, di antaranya rumah tersangka KRM di Lampung,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Rabu (24/8/2022).

Ali mengatakan penggeledahan di rumah Karomani saat ini masih berlangsung. Ali menyebut KPK juga sebelumnya menggeledah tiga kantor Fakultas Unila, yakni Fakultas Kedokteran, kantor Fakultas Hukum, serta kantor FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan). Hasil penggeledahan KPK mengamankan beberapa bukti termasuk dokumen penerimaan mahasiswa baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan masih berlangsung.Segera kami sampaikan perkembangannya. Dari penggeledahan beberapa lokasi sebelumnya, KPK telah mengamankan sejumlah dokumen dan bukti elektronik,” ujarnya.

Selain itu, Ali menyebut, KPK akan mengagendakan pemanggilan saksi lainnya dalam kasus ini. Nantinya barang bukti yang sudah didapat akan dikonfirmasi kepada para saksi.

Ali berharap saksi yang akan dipanggil nantinya bisa kooperatif dan menjelaskan semuanya kepada penyidik. Hal ini diperlukan agar dugaan perkara korupsi penerimaan mahasiswa baru semakin jelas.

“Barang bukti segera kami konfirmasi kepada para saksi yang telah kami agendakan untuk dipanggil. Kami berharap para saksi kooperatif hadir dan menerangkan apa adanya, seluruh apa yang diketahuinya di hadapan tim penyidik. Sehingga rangkaian perbuatan dugaan korupsi perkara ini makin jelas dan terang,” jelasnya.

Simak halaman selanjutnya