KPK Pamer Serahkan Rp 313 M Hasil Pemberantasan Korupsi ke Kas Negara

Jakarta

KPK mengungkap di sepanjang semester awal tahun 2022 ini telah melakukan pemulihan aset (asset recovery) senilai Rp 313,7 miliar. Jumlah tersebut telah dimasukkan ke kas negara.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto menyebut jumlah itu meningkat sebesar 83,2 persen dibanding tahun lalu. Di periode yang sama tahun 2021, KPK hanya mengumpulkan Rp 171,23 miliar dari asset recovery.

“Sepanjang semester 1 tahun 2022, melalui unit labuksi, KPK berhasil melakukan asset recovery sebesar Rp 313,7 miliar. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan aset recovery yang dicapai KPK pada semester 1 tahun 2021 sebesar Rp 171,23 miliar,” kata Karyoto dalam konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Senin (22/8/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karyoto menjelaskan uang tersebut berasal dari berbagai sumber sitaan. Di antaranya dari perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) maupun uang pengganti yang telah diputuskan pengadilan.

“(Sebesar) Rp 248,01 miliar berupa pendapatan uang sitaan hasil korupsi, TPPU dan uang pengganti yang telah diputuskan atau ditetapkan pengadilan,” ujar Karyoto.

Kemudian, sebanyak Rp 41,5 miliar berasal dari pendapatan denda dan lelang.

“Rp 41,5 miliar berupa pendapatan denda, dan penjualan hasil lelang korupsi dan TPPU,” ujar Karyoto.

Sementara, sisanya berasal dari penetapan status penggunaan dan hibah dengan nilai Rp 24,2 miliar.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan uang itu masih bakal bertambah. KPK berkomitmen sial optimalisasi asset recovery guna memberikan efek jera kepada para koruptor.

“KPK terus berkomitmen bahwa penegakan hukum tindak pidana korupsi untuk memberikan efek jera, yakni dengan tidak hanya memenjarakan badan kepada pelaku, namun juga melakukan asset recovery melalui pidana tambahan uang pengganti secara optimal,” tutur Alex.

Simak video ‘Citra KPK Terendah Versi Litbang Kompas, Firli Singgung Waktu Survei’:

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/jbr)