Libur Natal Tahun Baru, Lonjakan Penumpang Capai 30 Persen

libur natal tahun baru, lonjakan penumpang capai 30 persen

Purwokerto- Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Bulupitu Purwokerto Hadi Suharto memperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang hingga 30 persen pada musim libur Natal dan Tahun Baru. Jika hari biasa, jumlah penumpang baik yang datang maupun meninggalkan Kota Purwokerto kurang lebih 2.000 orang, maka menjelang natal dan tahun baru penumpang diperkirakan mencapai kurang lebih 2.600 orang.

libur natal tahun baru terminal bulu pitu purwokerto

Untuk mengantisipasi penumpang yang tidak mendapatkan tiket atau angkutan umum, pihak terminal Bulupitu akan menyediakan 20 armada cadangan untuk jurusan Bandung, Jakarta dan Surabaya. Penambahan tersebut dilakukan saat Natal yakni tanggal 24 hingga 26 Desember 2017, dan saat tahun baru yaitu antara tanggal 29 hingga 31 Desember 2017.

“Untuk petugas, tetap bekerja seperti hari biasa, tidak ada penambahan tenaga ataupun jam,” kata Hadi.
Petugas akan menjalankan tugasnya selama 24 jam, yang terbagi dua sift. Masing-masing sift bertugas selama 12 jam. Pengunjung terminal Bulupitu berharap pengelola meningkatkan sistem keamanan saat natal dan tahun baru di area terminal. “Orang yang datang pasti banyak, takutnya jadi peluang beraksi untuk orang-orang jahat,” kata Susanto salah satu pengunjung terminal.

Ia khawatir akan banyaknya copet dan pelaku kejahatan seksual yang kemungkinan akan beraksi di saat terminal ramai. Hal serupa disampaikan Mufidah salah satu penumpang yang akan menggunakan terminal saat tahun baru. “Saya akan pergi ke Bandung bersama keluarga, kalau diperkirakan akan ramai, semoga pengelola akan menambah keamanan,” kata Mufidah.

Hadi berharap seluruh masyarakat yang menggunakan terminal Bulupitu dapat terlayani dengan baik, dan menikmati fasilitas yang ada serta sampai ke tujuan dengan selamat. Hadi juga menghimbau kepada para penumpang agar selalu waspada, tidak mudah percaya kepada orang yang baru mereka temui. “Jangan pakai perhiasan yang berlebihan, agar tidak menjadi sasaran kejahatan,” tutupnya. (ing)

Sumber: