Lokawisata Baturraden Bakal Dikelola Provinsi

lokawisata baturraden bakal dikelola provinsi

foto aPURWOKERTO – Lokawisata Baturraden bakal dikelola oleh Provinsi Jawa Tengah. Rencananya, lokawisata akan disatukan dengan Kebun Raya Baturraden yang sebelumnya telah dikelola oleh provinsi sejak awal Desember 2015 lalu.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas Deskart Setyo Djatmiko mengatakan, peleburan merupakan inisiatif pihak Provinsi Jawa Tengah langsung. Selain untuk mempermudah dalam pengelolaan, peleburan bertujuan untuk mengembangkan tempat wisata.

“Ke depan, kebun raya dan lokawisata akan dileburkan menjadi satu pengelolaannya oleh provinsi. Saat ini lokawisata kan masih tanggung jawab Pemkab Banyumas. Ke depan dua destinasi wisata tersebut akan lebih terintegrasi,” katanya, Kamis (10/3).

Dikatakan, peleburan destinasi wisata sudah memasuki tahap pembahasan awal. Pada tahap awal ini, pembahasan pada pengembangan akses jalan dari kebun raya menuju lokawisata. “Saat ini jalannya baru berdiameter lima, kedepannya rencana akan menjadi berdiameter delapan,” terangnya.

Meskipun ada pengembangan, Deskart memastikan jika pengembangan tidak akan memakan tanah milik warga. Karena tanah pemkab untuk jalan masih memungkinkan dilebarkan. “Hari ini (kemarin, red) pembahasan sedang berlangsung untuk pengalihan pengelolaan destinasi wisata tersebut. Pembahasan tahap awal ini terkait pengembangan jalan terlebih dahulu,” ujarnya.

Deskart berharap, peleburan destinasi wisata bisa menjadi kabar baik. Nantinya wisatawan dapat lebih dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang lebih nyaman. “Semoga geliat wisata di Banyumas akan lebih baik kedepannya,” tuturnya. (why/sus)

Sumber:

Lokawisata Baturraden Bakal Dikelola Provinsi

lokawisata baturraden bakal dikelola provinsi

foto aPURWOKERTO – Lokawisata Baturraden bakal dikelola oleh Provinsi Jawa Tengah. Rencananya, lokawisata akan disatukan dengan Kebun Raya Baturraden yang sebelumnya telah dikelola oleh provinsi sejak awal Desember 2015 lalu.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas Deskart Setyo Djatmiko mengatakan, peleburan merupakan inisiatif pihak Provinsi Jawa Tengah langsung. Selain untuk mempermudah dalam pengelolaan, peleburan bertujuan untuk mengembangkan tempat wisata.

“Ke depan, kebun raya dan lokawisata akan dileburkan menjadi satu pengelolaannya oleh provinsi. Saat ini lokawisata kan masih tanggung jawab Pemkab Banyumas. Ke depan dua destinasi wisata tersebut akan lebih terintegrasi,” katanya, Kamis (10/3).

Dikatakan, peleburan destinasi wisata sudah memasuki tahap pembahasan awal. Pada tahap awal ini, pembahasan pada pengembangan akses jalan dari kebun raya menuju lokawisata. “Saat ini jalannya baru berdiameter lima, kedepannya rencana akan menjadi berdiameter delapan,” terangnya.

Meskipun ada pengembangan, Deskart memastikan jika pengembangan tidak akan memakan tanah milik warga. Karena tanah pemkab untuk jalan masih memungkinkan dilebarkan. “Hari ini (kemarin, red) pembahasan sedang berlangsung untuk pengalihan pengelolaan destinasi wisata tersebut. Pembahasan tahap awal ini terkait pengembangan jalan terlebih dahulu,” ujarnya.

Deskart berharap, peleburan destinasi wisata bisa menjadi kabar baik. Nantinya wisatawan dapat lebih dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang lebih nyaman. “Semoga geliat wisata di Banyumas akan lebih baik kedepannya,” tuturnya. (why/sus)

Sumber: