LPJU di Jalur Mudik Banyumas Jadi Prioritas

lpju di jalur mudik banyumas jadi prioritas

Sebagian Kota Masih Remang-remang

lpju di jalur mudik jadi prioritas

PURWOKERTO – Lampu penerangan jalan umum (LPJU) di beberapa ruas jalan, baik dalam kota maupun daerah, masih belum berfungsi maksimal. Ada beberapa lampu jalan yang mati dan belum diperbaiki Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Banyumas. Sementara, dua bulan ini perbaikan tidak dapat dilanjutkan karena habisnya material untuk mengganti lampu yang rusak.

Kabid Migas Listrik dan Pemanfaatan Energi Dinas ESDM Banyumas, Saptono Purwo Pranggoro mengatakan, sampai saat ini, pengadaan material seperti lampu dan KwH meter masih dalam proses pengadaan. Rencananya, Juni mendatang pemeliharaan lampu akan kembali dilanjutkan dengan memanfaatkan dua unit pemeliharaan lampu jalan yang ada.

“Kita akan fokuskan ke ruas-ruas yang nantinya akan dijadikan jalur mudik terlebih dahulu. Namun bebeberapa ruas seperti jalan protokol dan jalur wisata juga akan dilakukan pemeliharaan,” ujarnya.

Dari pantauan Radarmas kemarin, beberapa lampu jalan di wilayah perkotaan masih banyak yang mengalami kerusakan dan tidak berfungsi dengan baik. Seperti di Jalan Gerilya, Jalan Jenderal Soedirman Timur, Jalan Suparno dan beberapa ruas jalan lainnya.

Dari data yang ada, kebanyakan gangguan lampu jalan di beberapa ruas disebabkan korsleting listrik, terutama akibat hujan. Namun, memang beberapa lampu yang mati akibat usianya yang memang harus diganti.

Saptono menjelaskan tahun ini ESDM Banyumas mendapat anggaran Rp 500 juta untuk LPJU. Jumlah itu digunakan untuk pengadaan material dan operasional unit kendaraan pemeliharaan LPJU. “Kita akan maksimalkan anggaran untuk pemeliharaan lampu jalan. Mengingat Oktober nanti, semua pekerjaan harus sudah diselesaikan,” kata Saptono.

Selain perbaikan LPJU, tahun 2016 ini, Pemkab Banyumas juga akan menambah LPJU di beberapa ruas jalan yang masih gelap. Namun, lagi-lagi penambahan LPJU molor. Setelah sebelumnya diterget Maret, kemudian Mei, kali ini rencananya baru Juni nanti digarap. Pengerjaan molor juga terkendala pengadaan material.

Saptono mengatakan, penambahan LPJU juga akan dimaksimalkan pada Juni mendatang. ESDM masih melakukan pendataan dan melengkapi beberapa persyaratan administrasi. Dari data ESDM, ada seratus titik penambahan LPJU.
“Kita belum mulai jalan untuk pekerjaan penambahan LPJU, kemungkinan baru Juni akan dikerjakan,” katanya.

Awal Maret lalu, Kepala Dinas ESDM Kabupaten Banyumas Anton Adi Wahyono mengatakan, realisasi LPJU dilakukan Mei ini, karena Maret lalu sudah proses pengadaan. Saat itu, Dinas ESDM mengaku berupaya menentukan titik-titik ruas jalan yang akan diprioritaskan untuk dipasang LPJU baru.

“Beberapa ruas jalan seperti di wilayah Sumbang dan Jalan Lingkar Sumpiuh akan ditambah LPJU, termasuk di beberapa ruas jalan dalam kota yang masih gelap,” katanya.

Terkait alokasi anggaran untuk penambahan lampu jalan, Anton menyebut tahun ini Dinas ESDM menganggarkan sekitar Rp 1,050 miliar yang bersumber dari APBD tahun 2016. (bay/acd)

Sumber: