Lukis Shufa di Kain 250 Meter

lukis shufa di kain 250 meter

tengahPerayaan Imlek SD Putera Harapan

PURWOKERTO – Perayaan tahun baru imlek di SD Nasional 3 Bahasa Putera Harapan pada Selasa (10/2), berlangsung meriah. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini diperingati dengan melukis diatas kain sepanjang 250 meter.

Kepala SD Nasional 3 Bahasa Putera Harapan, Dra Sutiar Wismawati Mpd mengatakan, tahun sebelumnya ada melukis diatas kain (shufa) namun kainnya tidak sepanjang tahun ini. “Jadi ini yang membuat berbeda dari tahun-tahun kemarin,” ujarnya.

Selain itu ada beberapa acara yang menambah kemeriahan perayaan tahun baru imlek, seperti barongsai, wushu, dan tari mandarin. Siswa kelas 1 hingga kelas 6 juga diberikan kesempatan untuk menampilkan kebolehan.

“Untuk pembawa acara ada perwakilan dari setiap kelas,” ujarnya.

Tidak hanya itu, ada juga pohon angpao. Untuk mendapatkan angpao, setiap siswa diberikan nomor undian. “Angpao sesuai dengan nomor yang didapat,” katanya.

Acara makan kue keranjang dan kumpul bersama keluarga juga ikut memeriahkan acara tersebut. Selain itu, pakaian yang digunakan baru dan bernuansa merah. Diharapkan siswa memahami bahwa Indonesia menghargai kebudayaan bangsa lain.

“Budaya di Indonesia itu heterogen, banyak sekali macamnya. Apalagi di sini juga banyak orang Tionghoa. Sehingga bahasa Mandarin juga diajarkan,” terangnya.

Untuk memberikan pendidikan yang terbaik, SD Putera Harapan mengajarkan enam agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Seperti Islam, Hindu, Budha, Kristen, Katolik, dan Konghucu. Begitu juga dengan bahasa, ada tiga bahasa diajarkan. Mandarin, Bahasa Ingris, dan Bahasa Indonesia.

“Senin Selasa, bahasa yang digunakan bahasa Mandarin. Rabu, Kamis, dan Jumat menggunakan bahasa Inggris. Bahasa Indonesia sudah termasuk dalam pelajaran, sehingga tidak dipraktikkan sehari-hari,” terangnya. (adv/ida/sus)

Sumber: