Melonjak, 6.472 Pengunjung Nikmati Wisata di Lokawisata Baturraden

melonjak, 6.472 pengunjung nikmati wisata di lokawisata baturraden

sehari 6.472 pengunjung nikmati wisata di lokawisata baturraden radar banyumas
Foto Dimas/Radar

Obyek Wisata di Kabupaten Banyumas juga mengalami lonjakan jumlah wisatawan. Bahkan Jalan Raya Baturraden mengalami sedikit kemacetan. Pasalnya, kendaaran berbarengan menuju obwis yang ada di wilayah tersebut, Seperti The Forest Island, GWK, dan sejumlah tempat wisata di sekitar Baturraden.

Namun, Lokawisata Baturraden tetap menjadi primadona. Pada Minggu (16/5), menjadi puncak kunjungan tertinggi selama pandemi.
https://sibnews.info/membludak-di-purbalingga-5-ribu-orang-masing-masing-masuk-owabong-dan-dlas-golaga-capai-1-490-wisatawan/

Menurut Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, selama libur lebaran kunjungan wisatawan terkendali. “Di dalam kurang lebih hanya 2.000,” katanya.

Pemerintah sudah menerapkan skenario untuk menahan pengunjung yang akan masuk saat di dalam wisata Baturraden masih dipadati pengunjung.

“Bahkan dari Polresta juga sudah melakukan penyekatan kendaraan di bawah,” ujarnya.

Selain penerapan pembatasan itu, lanjut Sadewo, dilakukan juga pengecekan swab antigen. Sampel dilakukan ada 50 wisatawan.

Dari pantauan Radar Banyumas, pengecekan dilakukan dengan mengambil sampel dari rombongan yang masuk.

Strategi lain dengan menerapkan sistem pembayaran non tunai. Namun, masih terdapat ada yang melakukan pembayaran tunai.

Menurut Sadewo, hal ini menjadi salah satu yang perlu evaluasi. “Evaluasi perlu dilakukan. Saya ibaratkan seperti jalan tol. Dulu ada tunai ada non tunai,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Asis Kusumandani mengatakan, Minggu (16/5) menjadi angka kunjungan tertinggi selama pandemi.

“Hingga sore ini jumlah pengunjung 6.472,” kata dia.

Dari data yang didapat, pada Hari H lebaran,hanya ada 503 pengunjung. Sedangkan 14 Mei ada 2.742, dan 15 Mei sebanyak 4.200.

Dengan naikknya jumlah pengunjung, membuat Polresta Banyumas sempat melakukan penyekatan di jalan menuju
Baturraden. Menurut Kapolresta Banyumas Kombes Pol M. Firman L. Hakim SH SIK MSi, hal itu dilakukan untuk mendukung protokol kesehatan.

“Saya berharap kota ini sehat dan aman. Selain sehat, maju, juga ekonomi tidak tertinggal. Tempat wisata tetap aman,” tandasnya. (mhd)

Sumber: