Mentan: Sudah 70 Tahun Masih Begini Saja

mentan: sudah 70 tahun masih begini saja


KUNJUNGAN : Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman mengunjungi BBPTU Baturraden, kemarin. /BAYU INDRA KUSUMA/RADARMAS
Mentan: sudah 70 tahun masih begini saja 1

Kritik BBPTU Baturraden

BATURRADEN – Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman mengkritik Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BBPTU) Baturraden. Dalam kunjungannya Senin (29/2) kemarin, Amran menyayangkan perkembangan BBPTU Baturraden yang dinilai belum maksimal.

“Sudah 70 tahun tapi masih begini-begini saja. Tali dari zaman Belanda masa masih dipakai,” katanya di sela-sela tinjauan ke kandang ternak di BBPTU Baturraden.

Menurutnya, pengembangan ternak harus melibatkan sejumlah elemen, baik pemerintah maupun masyarakat. Sehingga perlu ada sinergisitas antar elemen baik secara vertikal maupun horisontal.

“Kalau sekarang ini memang sudah baik. Namun kita bekerja untuk generasi berikutnya. Kalau seperti ini terus generasi ke depan mau seperti apa,” lanjutnya.

Meski demikian, Amran mengaku masih ada secercah harapan dari BBPTU Baturraden yang bisa dan harus dikembangkan. Rencananya akan berusaha menggandeng pihak Perhutani, dengan melakukan integrasi hutan-sapi.

“Kita harapkan bisa segera dilakukan. Namun itu juga perlu perencanaan dan pengelolaan yang matang,” jelasnya.

Terkait upaya integrasi hutan-sapi, Amran berupaya mendorong untuk merealisasikan 10 ribu hektare untuk lahan perhutani dijadikan lahan peternakan yang bisa dikelola. Menurutnya, perlu ada koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, terkait hal-hal yang harus dipersiapkan.

“Kita belum bicara soal target, namun untuk tahun ini wajib paling tidak ada 500 sampai 1.000 hektare,” tegasnya.

Terkait hal itu, Kepala BBPTU Baturraden Ir Sugiono mengaku siap mengupayakan hal tersebut. Menurutnya, saat ini total lahan yang dimiliki BBPTU mencapai 240 hektare yang tersebar di empat lokasi.

“Nanti kita akan koordinasikan dengan pemerintah kabupaten Banyumas, sehingga ke depan program tersebut dapat direalisasikan,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein. Menurutnya, hal itu merupakan peluang bagi Kabupaten Banyumas, terutama untuk mensejahterahkan masyarakat melalui sektor peternakan.

“Nanti akan segera kita kumpulkan pihak-pihak terkait, termasuk Perhutani,” tegasnya. (bay/sus)

Sumber: