Operasional ATCS Belum Optimal

operasional atcs belum optimal

TAMBAH ATCS : Meski belum terlalu optimal, dinas kembali tambah ATCS. Salah satunya di Jalan Gerilya. DIMAS PRABOWO/RADARMAS
Operasional atcs belum optimal 1

PURWOKERTO – Operasional area traffic control system (ATCS) tidak optimal. Suara teguran dari petugas yang biasanya menggema saat terjadi pelanggaran lalu lintas, tidak tampak selama beberapa hari terakhir.

Salah satu pengendara, Indra mengatakan, ATCS tidak optimal dalam melakukan teguran. Padahal banyak kendaraan yang melanggar, terutama pelanggaran ruang henti khusus roda dua oleh kendaraan roda empat.

“Biasanya ada suara teguran dari petugas kalau terjadi pelanggaran, tapi sudah beberapa hari terakhir ini tidak ada teguran sama sekali,” ujarnya saat berhenti di persimpangan Kebondalem.

Ia mengatakan, pada saat libur Natal lalu, dikatakan banyak terjadi pelanggaran lalu lintas oleh kendaraan roda empat yang berasal dari luar daerah. “Harusnya saat seperti itu, petugas lebih mengoptimalkan pengawasan, tapi ternyata tidak. Harapannya tahun baru nanti sudah ada teguran lagi, karena sangat mengganggu lalu lintas,” jelasnya.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Banyumas Agus Sriyono mengatakan, beberapa waktu lalu memang sedang ada pekerjaan di ruang kontrol ATCS, sehingga pemantauan lalu lintas oleh petugas tidak maksimal.

Pekerjaan di ruang kontrol ATCS berupa penambahan sejumlah sarana dan prasarana tambahan seperti monitor dan alat pengendali jarak jauh, khususnya untuk operasional ATCS yang sudah terpasang di sepanjang jalan Gerilya.

“Namun saat ini sudah bisa dioptimalkan kembali, dan untuk tujuh ATCS baru di Jalan Gerilya saat ini juga sudah beroperasi,” jelasnya. (bay/sus)TAMBAH ATCS : Meski belum terlalu optimal, dinas kembali tambah ATCS. Salah satunya di Jalan Gerilya. DIMAS PRABOWO/RADARMAS

samb: Pelanggar Tidak Ditegur

Operasional ATCS Belum Optimal

PURWOKERTO – Operasional area traffic control system (ATCS) tidak optimal. Suara teguran dari petugas yang biasanya menggema saat terjadi pelanggaran lalu lintas, tidak tampak selama beberapa hari terakhir.

Salah satu pengendara, Indra mengatakan, ATCS tidak optimal dalam melakukan teguran. Padahal banyak kendaraan yang melanggar, terutama pelanggaran ruang henti khusus roda dua oleh kendaraan roda empat.

“Biasanya ada suara teguran dari petugas kalau terjadi pelanggaran, tapi sudah beberapa hari terakhir ini tidak ada teguran sama sekali,” ujarnya saat berhenti di persimpangan Kebondalem.

Ia mengatakan, pada saat libur Natal lalu, dikatakan banyak terjadi pelanggaran lalu lintas oleh kendaraan roda empat yang berasal dari luar daerah. “Harusnya saat seperti itu, petugas lebih mengoptimalkan pengawasan, tapi ternyata tidak. Harapannya tahun baru nanti sudah ada teguran lagi, karena sangat mengganggu lalu lintas,” jelasnya.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Banyumas Agus Sriyono mengatakan, beberapa waktu lalu memang sedang ada pekerjaan di ruang kontrol ATCS, sehingga pemantauan lalu lintas oleh petugas tidak maksimal.

Pekerjaan di ruang kontrol ATCS berupa penambahan sejumlah sarana dan prasarana tambahan seperti monitor dan alat pengendali jarak jauh, khususnya untuk operasional ATCS yang sudah terpasang di sepanjang jalan Gerilya.

“Namun saat ini sudah bisa dioptimalkan kembali, dan untuk tujuh ATCS baru di Jalan Gerilya saat ini juga sudah beroperasi,” jelasnya. (bay/sus)

Sumber: