Pasar Manis Dilengkapi CCTV

pasar manis dilengkapi cctv

kiri1PURWOKERTO – Meski belum beroperasi, Pemkab Banyumas terus menambah beberapa fasilitas di Pasar Manis. Salah satunya menambah CCTV di dalam area gedung pasar.

Kabid Pasar dan PKL Dinperindagkop Kabupaten Banyumas Amrin Ma’ruf mengatakan,  ada delapan CCTV yang terpasang di sudut bangunan. Hal itu untuk menunjang keamanan dan kenyamanan baik pembeli dan pedagang.

“Nanti pedagang tidak perlu khawatir lagi barang dagangannya hilang, karena CCTV nantinya akan beroperasi selama 24 jam,” ujarnya.

Tidak hanya itu, fasilitas lain seperti hidrant juga sudah disiapkan di beberapa titik di luar bangunan pasar. Menurutnya, hal itu mendasar pada konsep pasar tradisional semi modern yang akan diusung Pasar Manis.

Seperti diketahui, berdasarkan ketentuan mengenai pasar rakyat, nantinya pengelolaan Pasar Manis akan disesuaikan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu SNI 8125 tentang Pasar Rakyat.

Amrin menambahkan penambahan beberapa fasilitas untuk melengkapi persyaratan SNI yang ada, yang meliputi persyaratan umum, persyaratan teknis, hingga persyaratan pengelolaan. “Kita sudah sosialisasikan konsep tersebut kepada para pedagang, sebelum nantinya pasar bisa beroperasi,” jelasnya.

Jika didasarkan SNI 8125, untuk persyaratan umum Pasar Manis harus berada di lokasi yang bebas banjir dan kemacetan. “Kita juga masih menunggu Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) sesuai persyaratan. Kita dibantu oleh Dinhubkominfo dalam penyusunan Andalalin,” tegasnya.

Selain itu, dari syarat yang ada, Pasar Manis akan dilengkapi beberapa fasilitas. Seperti poliklinik, ruang laktasi, tempat pengelolaan sampah, hingga pos tera ulang. “Beberapa fasilitas sudah ada dan kita juga sudah berkoordinasi. Untuk poliklinik, kita sudah berkoordinasi dengan Dinkes,” tegasnya.

Saat ini pemkab masih melakukan pendataan pedagang dibantu oleh paguyuban pedagang. Dari data yang ada, saat ini ada 517 pedagang yang terdaftar. Baik dari dalam gedung pasar lama, pedagang di sisi barat pasar manis lama, hingga pedagang yang berada di timur gedung pasar yang baru.

Sedangkan untuk pembangunan pasar tahap kedua, saat ini masih menunggu berkas persyaratan yang ada sebelum masuk ULP. Proses lelang kemungkinan baru akan dilakukan pada bulan April mendatang. (bay/sus)

Sumber: