Pasar Tertib Ukur Masih Minim

pasar tertib ukur masih minim

 pasar tertib ukur : pasar manis menjadi salah satu pasar yang ditetapkan sebagai pasar tertib ukur oleh pemerintah pusa/dimas prabowo/radarmas

pasar tertib ukur : pasar manis menjadi salah satu pasar yang ditetapkan sebagai pasar tertib ukur oleh pemerintah pusa/dimas prabowo/radarmas

PURWOKERTO – Sebanyak 22 pasar yang ada di Kabupaten Banyumas belum ditetapkan sebagai pasar tertib ukur oleh pemerintah pusat. Hanya empat pasar yang menyandang pasar tertib ukur.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Kabupaten Banyumas Dra Sulistyowati mengatakan, empat pasar yang sudah ditetapkan sebagai pasar tertib ukur oleh Direktur Jendral Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan yaitu Pasar Karanglewas, Pasar Manis, Pasar Larangan, dan Pasar Cilongok.

“Pasar Karanglewas dan Pasar Manis pada tahun 2013. Sementara Pasar Larangan dan Cilongok baru di tahun 2015. Tahun ini kita ajukan Pasar Sokaraja untuk dapat masuk menjadi pasar tertib ukur,” katanya.

Dilanjutkan, meskipun pasar-pasar lainnya belum ditetapkan sebagai pasar tertib ukur, dia memastikan bahwa di semua pasar sudah dilakukan tera ulang dan alat ukur, takar, timbang dan perlengkapan (UTTP) yang dipakai sudah tepat dan sesuai ukuran.

“Berbagai macam timbangan yang digunakan para pedagang telah diuji dan diperiksa. Setiap ada kerusakan pasti akan diketahui jenis kerusakannya, dan tentunya timbangan tersebut sudah diperbaiki,” sambung dia.

Selama 2015, telah dilaksanakan tera ulang terhadap UTTP di 24 kecamatan selain di Kecamatan Purwokerto Selatan, Purwokerto Timur dan Purwokerto Utara.

Sulis berharap ke depan seluruh pasar bisa ditetapkan sebagai pasar tertib ukur. “Setiap tahun akan kita ajukan, tetapi tentunya secara bertahap dan penuh persiapan. Harapan semua warga tentu seluruh pasar dapat ditetapkan sebagai pasar tertib ukur,” ujarnya. (yda/sus)

Sumber: