Pelaku UMKM Diminta Paham Sosial Media, Dinnakerkop Banyumas: Belum Semua Daerah Tersentuh Internet

pelaku umkm diminta paham sosial media, dinnakerkop banyumas: belum semua daerah tersentuh internet

pelaku umkm diminta paham sosial media dinnakerkop banyumas belum semua daerah tersentuh internet radar banyumas
PRODUK: Staff Pratistha Harsa Gerai UMKM sedang menata produk UMKM lokal Banyumas. LAILY MEDIA YULIANA/RADAR BANYUMAS

PURWOKERTO – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat ini diarahkan untuk menjual produknya secara online. Di samping karena masa pandemi covid-19, sulit memasarkan secara offline, juga karena tuntutan jaman teknologi saat ini.

Namun menurut Kepala Bidang UMKM Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dinnakerkop dan UKM) Kabupaten Banyumas, Ari Kusyono, ada kendala yang dihadapi pelaku UMKM dalam memasarkan produk secara online.
https://sibnews.info/sempat-bergeliat-usaha-nopia-di-pekunden-banyumas-terancam-sepi-akibat-adanya-larangan-mudik/

Selain itu juga karena faktor usia, yang tidak paham mengenai teknologi saat ini.

“Biasanya yang terkendala jaringan internet karena daerahnya masih susah sinyal,” katanya.

Ari menuturkan, meskipun begitu, pihaknya tetap mengarahkan untuk mengikuti teknologi. Pelaku UMKM akan mendapat pendampingan dan pelatihan terkait penjualan secara online.

“Dengan menjual produk secara online, bisa lebih dikenal secara luas, tidak hanya di Banyumas,” tuturnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Retno Wulandari juga mendukung penjualan produk UMKM secara online. Pemda melalui Dinperindag Banyumas, membantu menjualkan secara online di Pratistha Harsa Gerai UMKM.

Meskipun sempat menurun produksi dan penjualan saat awal pandemi covid-19, saat ini pelaku UMKM mulai merasakan peningkatan. Pembeli mulai banyak, dan tidak ada kendala dari produksinya.

“UMKM merupakan penopang perekonomian di setiap daerah, kita support apa yang bisa meningkatkan penjualan,” ujarnya.

Dia pun menghimbau agar pelaku UMKM paham tentang sosial media. Selain itu agar semakin dikenal luas, bisa brjualan di market place. (ely)

Sumber: