Pembagian Modal Trans Banyumas Belum Ditetapkan

pembagian modal trans banyumas belum ditetapkan

brt trans jatengPemkab Banyumas dapat bantuan hibah 5 unit bus dari Kementerian Perhubungan, dilakukan pembahasan secara lebih lanjut dan segera dioperasikan di wilayah Banyumas bagian barat.

PURWOKERTOPemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas memperoleh bantuan hibah sebanyak 5 unit bus dari Kementerian Perhubungan.

Direncanakan, bantuan 5 bus tersebut segera dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas sebagai alat transportasi umum, seperti BRT Trans Jateng. Direncanakan, transportasi tersebut segera melayani rute Banyumas di wilayah Barat.

Ketua Organda Banyumas, Sugiyanto, mengungkap, saat ini masih terus dilakukan pembahasan.

“Terkait halte, sudah ada survei. Tapi, mungkin ada perubahan. Ada sekitar 26, bolak-balik 13. Namun, sifatnya masih titik kumpul, tidak seperti yang Trans Jateng sekarang ini, bertahap,” ucapnya.

Sugiyanto mengungkap, ada sebanyak 12 perusahaan, baik itu koperasi ataupun PT yang tergabung dalam pengoperasian.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, mengungkap, saat ini bus Trans Banyumas masih dalam tahap pembahasan internal antara 3 pilar, meliputi BIJ, Tron, dan Organda.

Setelah ketiga pihak tersebut sudah 1 suara terkait hitung-hitungan untung dan rugi, maka pihaknya baru mulai melangkah.

“Itu sudah urusan mereka. Nanti, setelah hitung-hitungan bisnis dengan harga sekian, jadi lapor ke saya, nanti go,” tegasnya.

Baca juga : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas Matangkan Rencana Beroperasinya Bus Trans Banyumas

Direncanakan, titik awal Trans Banyumas ditawarkan setidaknya ada 2 opsi, di Pasar Pon dan Karanglewas. (mhd)

Sumber: